Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Februari 2026, 05.55 WIB

Kronologi Lengkap Mobil Berplat Bandung Diamuk Warga di Sawah Besar, Ternyata Kabur dari Kejaran Polisi

Mobil diamuk masa di Sawah Besar karena melawan arus. (Istimewa)

JawaPos.com - Aksi kejar-kejaran bak film action terjadi di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2) sore. Sebuah mobil hitam berplat nomor Bandung D-1640-AHB menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga mencoba melarikan diri dari hadangan petugas kepolisian.

Kejadian yang viral di media sosial ini berakhir dramatis di dekat Halte Busway Golden Truly. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kendaraan pelaku mengalami kerusakan parah akibat amukan massa yang geram.

Kronologi Aksi Kejar-kejaran di Sawah Besar

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Pengendara minibus yang diketahui bernama Hafiz Mahendra, 24, melaju dari arah Utara menuju Selatan di Jalan Gunung Sahari.

Ketegangan dimulai saat petugas mencoba memberhentikan kendaraan tersebut di dekat Halte Lapangan Banteng. Bukannya kooperatif, Hafiz justru memacu kendaraannya lebih kencang untuk menghindar.

Pelarian tersebut melibatkan rute yang cukup panjang, mulai dari masuk ke Jalan Gunung Sahari IV, menuju Jalan Bungur Besar Raya, hingga nekat melawan arah di beberapa titik untuk mengecoh petugas dan warga yang mengejar.

Nekat Lawan Arus hingga Terhenti Akibat Amukan Massa

Pelaku terpantau sempat melakukan manuver berbahaya dengan melawan arah di Jalan Gunung Sahari V menuju Simpang Empat TL MBAL. Setelah berputar-putar di sekitar Hotel Bintang Baru, pelaku kembali mengarahkan kendaraannya ke Jalan Gunung Sahari arah Utara.

Puncaknya, saat tiba di Simpang Empat TL Pintu Besi, mobil tersebut kembali nekat melawan arus ke arah Selatan. Aksi berbahaya ini akhirnya terhenti setelah massa yang emosi berhasil mengepung dan menghentikan laju kendaraan.

"Hingga berhenti didekat halte busway Golden Truly oleh amukan masa pengguna jalan dan pengendara berikut kendaraan nya dapat diamankan di Polres Jakarta Pusat," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, Rabu (25/2).

Akibat insiden tersebut, mobil mengalami kerusakan signifikan. Bagian body belakang hancur, kaca pecah, dan bagian depan penyok akibat benturan serta aksi massa di lokasi kejadian.

Reynold mengatakan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan. Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui motif di balik tindakan nekat Hafiz Mahendra yang mencoba melarikan diri dari petugas.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore