Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Februari 2026, 00.43 WIB

GEKIRA Temui Menteri Haji, Bahas Kampung Haji hingga Intoleransi

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan GEKIRA di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/2). (Istimewa)

JawaPos.com - Pengurus pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) menyambangi kediaman Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/2). Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan langkah nyata dalam merawat kebhinekaan Indonesia.

Ketua Umum GEKIRA Nikson Silalahi memberikan apresiasi tinggi terhadap pembentukan Kementerian Haji yang dinilai sebagai langkah progresif pemerintah dalam melayani umat. Terlebih, pemerintah akan membangun Kampung Haji di Mekah, Arab Saudi.

"Kampung Haji adalah wujud perhatian pemerintah, tanda kehadiran negara yang nyata dan dirasakan umat. Sebagai orang Kristiani, kami turut berbangga dan bersyukur. Ketika saudara kami dilayani dengan baik, di situlah Indonesia dimuliakan," ujar Nikson Silalahi.

Menurutnya, kebijakan ini mencerminkan kesungguhan negara dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Sekjen GEKIRA Yeremias Ndoen menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman. Ia menyebut nasionalisme harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai spiritual.

"Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan, melainkan jembatan kolaborasi. Nasionalisme tidak boleh kering dari nilai iman, dan iman tidak boleh tercerabut dari cinta tanah air," tambah Yeremias.

Menteri Haji dan Umrah yang juga menjabat sebagai Ketum Gemira, Mochamad Irfan Yusuf, menyambut hangat kunjungan ini. Ia juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kelompok garis keras yang dapat merusak kerukunan antarumat beragama.

"Semoga kolaborasi ini menjadi cahaya yang meredupkan intoleransi, memperkuat moderasi, dan menjaga keutuhan bangsa, imbuhnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore