Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 November 2025, 19.20 WIB

Kader PKB yang Dekat dengan Gubernur Riau Abdul Wahid Ikut Terbang ke KPK Usai di-OTT

Gubernur Riau Abdul Wahid saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Gubernur Riau Abdul Wahid saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Seorang kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bernama Tata Maulana yang dikenal dekat dengan Gubernur Riau Abdul Wahid, ikut diterbangkan ke Jakarta bersama rombongan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Selasa pagi (4/11/) usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemprov Riau sehari sebelumnya oleh KPK.

Berdasarkan data penerbangan yang diperoleh Riau Pos (Jawa Pos Grup), Abdul Wahid, Tata, dan rombongan lepas landas dari Pekanbaru menggunakan pesawat Citilink QG 937 pukul 06.05 WIB.

Dalam rombongan tersebut, selain Tata Maulana, turut pula Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Arief Setiawan, Sekretaris Dinas Ferry Yunanda, serta Kepala UPT I Khairil Anwar. Mereka semua merupakan bagian dari pejabat yang diamankan tim antirasuah pada Senin (3/11).

Setibanya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.40 WIB, Abdul Wahid tampak mengenakan kaus putih dan masker. Ia berjalan cepat dengan pengawalan ketat tanpa menjawab pertanyaan awak media yang sudah menunggu sejak pagi.

Begitu tiba di lobi utama, petugas langsung menggiringnya ke lantai dua untuk menjalani pemeriksaan, sementara area sekitar dijaga ketat dan akses media ditutup.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai status hukum Abdul Wahid maupun pejabat lain yang turut diamankan. Namun, informasi yang beredar menyebutkan bahwa OTT ini dilakukan di Kantor Dinas PUPR-PKPP Riau saat pimpinan dinas tengah menggelar rapat dengan para kepala UPT.

Dalam operasi itu, tim penyidik disebut mengamankan sekitar sepuluh orang dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta, serta menyita sejumlah uang tunai yang diduga terkait praktik korupsi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore