Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 02.57 WIB

Dua Kader PKB, Orang Kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tiba di Gedung KPK

Orang kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tata Maulana, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (4/11). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com) - Image

Orang kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tata Maulana, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (4/11). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)


JawaPos.com - Orang kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid, Tata Maulana, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (4/11). Berdasarkan pantauan JawaPos.com, Tata terlihat memasuki gedung sekitar pukul 18.56 WIB.

Tata Maulana merupakan salah satu pihak swasta yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di wilayah Provinsi Riau, Senin (3/11). 

Saat tiba di gedung KPK, Tata tampak mengenakan kaos merah dipadu rompi cokelat dan membawa tas berwarna hitam. Setelah turun dari kendaraan, ia langsung diarahkan petugas menuju ruang pemeriksaan.

Diketahui, Tata Maulana memiliki hubungan dekat secara politik dengan Abdul Wahid. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Provinsi Riau, sementara Abdul Wahid adalah Ketua DPW PKB Riau. Keduanya dikenal memiliki relasi erat dalam struktur partai di tingkat daerah.

KPK akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap Tata Maulana bersama Abdul Wahid dan delapan orang lainnya yang telah tiba di Gedung Merah Putih. Mereka diamankan dalam OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.

"Pihak-pihak yang sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (4/11).

Tak hanya itu, tenaga ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam juga telah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Dani datang tidak bersamaan dengan tibanya Tata Maulana di markas lembaga antirasuah.

"Saat ini penyidik juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap satu pihak lainnya, Sdr. DMN, selaku Tenaga Ahli Gubernur," ujar Budi.

Budi menekankan, saat ini sebanyak 10 orang tengah menjalani pemeriksaan secara intensif. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum KPK menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan dalam giat operasi penindakan tersebut.

"Sehingga total yang sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik saat ini berjumlah 10 orang," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore