Khairun Nisa perempuan cantik nyamar jadi pramugari Batik Air. (TikTok @pesonamuba).
JawaPos.com - Setelah aksinya menyamar sebagai pramugari Batik Air menghebohkan publik dan media sosial, Khairun Nisa atau Nisya akhirnya angkat bicara.
Perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan itu menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakannya, yang dinilai meresahkan sekaligus memicu kekhawatiran soal keamanan penerbangan.
Dalam pernyataannya, Nisya mengakui bahwa dirinya bukan awak kabin Batik Air maupun maskapai lain. Ia juga membenarkan bahwa pernah mengikuti penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta pada Selasa, 6 Januari 2026, dengan mengenakan atribut lengkap pramugari.
“Saya benar melakukan penerbangan Batik Air Palembang–Jakarta. Saya menggunakan seragam pramugari,” ungkap Nisya dalam pernyataannya yang beredar luas di media sosial.
Ia menegaskan bahwa video klarifikasi tersebut dibuat atas kesadaran pribadi tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Minta Maaf ke Maskapai dan Publik
Nisya secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada Batik Air dan Lion Group atas kegaduhan yang ditimbulkan.
Ia juga mengakui bahwa aksinya telah menciptakan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Permintaan maaf itu muncul setelah kasus penyamaran yang dilakukannya viral dan menuai kritik luas dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut bukan sekadar lelucon, melainkan berpotensi membahayakan karena menyangkut sistem keamanan penerbangan.
Di tengah badai komentar, klarifikasi Nisya dinilai sebagai upaya meredam polemik yang telanjur meluas.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, publik menilai kasus ini tidak bisa berhenti pada kata maaf semata. Sebab, penyamaran Nisya membuka diskusi lebih besar soal bagaimana seseorang dengan atribut awak kabin bisa lolos hingga naik pesawat.
Sebagian warganet menilai, pengakuan dan permintaan maaf Nisya justru mempertegas bahwa sistem verifikasi awak kabin perlu diperketat agar kejadian serupa tak terulang.
Dalam pernyataannya, Nisya juga menyampaikan penyesalan atas tindakannya. Ia berharap polemik ini tidak merugikan pihak maskapai maupun awak kabin profesional yang selama ini menjalankan tugas dengan standar ketat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
