
Dua orang berbicara dengan satu orang tersenyum namun dengan ekspresi mata yang menunjukkan ketidaktulusan, menggambarkan penghinaan terselubung./Freepik
JawaPos.com - Kita semua pernah mengalami situasi di mana seseorang tampak ramah tetapi kita merasa buruk setelahnya. Inilah trik di balik "pujian bertepuk sebelah tangan" atau komentar pasif-agresif. Mereka bertujuan menyamarkan penghinaan sebagai kebaikan.
Secara psikologis, ini disebut agresi terselubung, menyembunyikan permusuhan di balik sikap ramah. Taktik ini sering dipakai orang untuk menunjukkan ketidaksetujuan atau mengendalikan tanpa terlihat kasar. Melansir dari Geediting.com Sabtu (11/10), ada delapan frasa umum yang perlu diwaspadai.
Berikut adalah delapan hal yang dikatakan seseorang saat ingin menghina Anda, tetapi berpura-pura baik:
"Wah, kamu terlihat luar biasa hari ini... Aku bahkan tidak mengenalimu!"
Sekilas, ini adalah pujian, tetapi pesan tersembunyinya menusuk. Pesan tersebut menyiratkan bahwa penampilan Anda biasanya tidak cukup baik untuk diperhatikan orang. Frasa "tidak mengenalimu" menyatakan penampilan normal Anda tidak menarik atau terlupakan.
"Itu benar-benar ide bagus... untuk ukuran kamu."
Ungkapan ini sangat merendahkan karena menyiratkan mereka terkejut. Mereka seolah tidak menyangka Anda dapat memberikan kontribusi yang bernilai. Penambahan "untuk ukuran kamu" memperkuat bahwa Anda umumnya tidak mampu menghasilkan ide bagus.
"Kamu sangat berani memakai pakaian itu."
Pujian bertepuk sebelah tangan klasik ini pada dasarnya berarti pakaian Anda tidak menarik. Itu menyiratkan bahwa gaya atau busana Anda tidak konvensional. Mereka menyoroti gaya Anda sebagai sesuatu yang tidak biasa.
"Berat badanmu turun—kamu terlihat jauh lebih baik sekarang."
Pujian ini memuat kritik tersembunyi. Implikasi tersembunyinya adalah "sebelumnya kamu tidak terlihat baik." Ungkapan tersebut mengaitkan harga diri Anda dengan ukuran tubuh.
"Aku berharap aku punya waktu untuk melakukan apa yang kamu lakukan."
Meskipun terdengar seperti kekaguman, ini sering merupakan kritik terselubung. Subteksnya adalah, "kamu pasti tidak terlalu sibuk atau penting jika bisa menyia-nyiakan waktu untuk itu." Mereka secara halus meremehkan prioritas Anda.
"Kamu sangat mandiri... Aku tidak akan pernah bisa hidup seperti itu."
Mengakui kemandirian Anda, ungkapan ini membawa penilaian terselubung. Pernyataan "Aku tidak akan pernah bisa" seringkali mengandung penilaian. Mereka menyiratkan bahwa gaya hidup Anda menyedihkan atau tidak lengkap.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
