Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Oktober 2025, 20.58 WIB

7 Ciri Orang yang Belum Dewasa, Nomor Terakhir Sering Tak Disadari Banyak Orang

Ekspresi seseorang yang tidak bisa mengendalikan emosi (Dok. Freepik) - Image

Ekspresi seseorang yang tidak bisa mengendalikan emosi (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Menjadi dewasa bukan hanya soal usia, tetapi juga tentang kemampuan mengelola emosi atau tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari yang dijalani dengan kesadaran penuh.

Seseorang bisa saja sudah berumur matang, namun tetap menunjukkan perilaku kekanak-kanakan yang menandakan belum siap menghadapi konsekuensi dari setiap tindakan.

Kedewasaan sejati mencakup cara berpikir rasional, memahami sudut pandang orang lain, serta berani menghadapi masalah tanpa menyalahkan pihak lain.

Dilansir dari laman Hello Sehat, berikut ciri-ciri orang yang belum dewasa secara emosional yang perlu Anda pahami agar bisa belajar menjadi pribadi yang lebih bijak.

1. Tidak Memiliki Tanggung Jawab

Orang yang belum dewasa cenderung menghindar ketika dihadapkan pada kesalahan, padahal mengakuinya merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Mengakui kesalahan bukan berarti menunjukkan kelemahan, melainkan tanda bahwa seseorang mampu menilai tindakannya secara objektif sehingga bisa belajar dari pengalaman yang terjadi.

Mereka yang belum dewasa sering kali menyalahkan orang lain atau mencari alasan agar terhindar dari rasa bersalah atas perbuatannya sendiri.

Sikap seperti ini lambat laun dapat membuatnya kehilangan kepercayaan orang di sekitar karena tidak menunjukkan rasa tanggung jawab yang tulus.

Menjadi pribadi yang bertanggung jawab berarti berani menghadapi konsekuensi dan memperbaiki kesalahan tanpa mencari pembenaran berlebihan yang justru memperburuk keadaan.

2. Tidak Mempunyai Empati pada Orang Lain

Empati merupakan tanda seseorang mampu menempatkan diri dalam posisi orang lain dan memahami perasaan mereka dengan penuh kesadaran.

Orang yang belum dewasa sering kali tidak memikirkan dampak dari ucapannya sehingga mudah melukai perasaan orang di sekitarnya tanpa merasa bersalah.

Kurangnya empati juga membuat seseorang sulit menjalin hubungan sosial yang sehat karena tidak peka terhadap kebutuhan atau emosi orang lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore