
Ilustrasi seseorang yang memeluk temannya./Freepik
JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari ada beberapa orang yang seolah tetap berlama-lama dalam hidup, bukan karena peduli, melainkan karena rasa ingin tahu?
Mereka memilih untuk tetap berada di dekat Anda, cukup dekat untuk mengetahui saat-saat sulit, tetapi jarang sekali mendekat untuk membantu ketika kesulitan itu terjadi. Ini adalah kenyataan yang tidak nyaman dan seringkali baru kita sadari setelah melewati pengalaman pahit yang menyakitkan.
Ternyata beberapa orang tidak benar-benar mendukung kesuksesan Anda, justru mereka diam-diam menunggu celah kegagalan segera muncul dan terlihat jelas. Mereka menyembunyikan maksud ini dengan baik di balik sopan santun dan minat yang tampak.
Melansir dari geediting.com Jumat (17/10), mengajukan pertanyaan seolah mendukung tetapi terasa berat dengan makna tersembunyi. Di bawah semua itu, terdapat sesuatu yang jauh lebih dingin dan sunyi yaitu rasa iri yang disamarkan sebagai perhatian.
1. Psikologi Kecemburuan dan Persaingan
Para psikolog menyebut fenomena ini sebagai kecemburuan yang berbahaya, yaitu bentuk kecemburuan yang berakar pada persaingan, bukan pada kekaguman yang tulus. Rasa iri jenis ini tidak berkata, "Saya berharap bisa melakukan itu," tetapi justru bergumam dalam hati, "Saya harap Anda tidak bisa melakukan itu." Satu di antara cara termudah untuk meredakan perasaan iri itu adalah tetap dekat untuk menyaksikan orang lain tersandung atau gagal.
Penelitian mengungkapkan bahwa kecemburuan seringkali muncul dari cara orang membandingkan diri mereka dengan orang lain di sekitar. Ketika seseorang mengaitkan harga diri mereka pada kesuksesan eksternal, pencapaian orang lain dapat dirasakan sebagai ancaman pribadi yang berbahaya. Ketegangan ini bisa lebih kuat dalam hubungan yang dekat, sebab semakin dekat kedua orang, semakin mudah kesuksesan satu orang memicu rasa tidak aman pada yang lain.
2. Alasan Mengapa Mereka Tetap Bertahan Dekat
Anda mungkin bertanya mengapa orang-orang seperti ini tidak kunjung menjauh, karena bagi mereka kedekatan akan memberikan rasa nyaman yang menenangkan. Kehadiran Anda justru menyediakan perbandingan, di mana perbandingan membantu mereka merasa masih memegang kendali atas diri sendiri. Selama Anda masih dalam jarak pandang mereka, orang-orang ini dapat terus mengukur di mana posisi mereka saat ini.
Pikiran kelangkaan sedang bekerja di sini, yaitu keyakinan bahwa kebahagiaan, pengakuan, atau kesuksesan merupakan sumber daya yang sangat terbatas. Ketika hidup terasa seperti sebuah persaingan, kemenangan orang lain dapat terlihat seperti kerugian pribadi yang harus segera ditanggulangi. Secara ironis, sebagian besar dari mereka tidak akan pernah menyebut diri mereka iri, bahkan mereka mungkin menikmati kebersamaan, namun ada bagian diri mereka yang berinvestasi untuk melihat Anda tersandung.
3. Mengenali Niat Mereka yang Sebenarnya
Menyadari kebenaran ini tentu akan terasa menyakitkan karena hal ini menantang bagaimana kita mendefinisikan persahabatan, cinta, atau loyalitas seseorang. Namun, begitu Anda melihatnya dengan jelas, Anda akan berhenti salah mengartikan kecemburuan sebagai minat atau rasa tertarik. Anda tidak lagi mencoba menjelaskan ketidaknyamanan yang dirasakan dalam percakapan tertentu yang meragukan ketulusan mereka.
Perilaku negatif mereka bukanlah bukti bahwa Anda melakukan kesalahan fatal, tetapi itu adalah bukti bahwa Anda melakukan sesuatu yang benar dan cukup terlihat. Saat Anda berhenti mencari pengakuan dari orang-orang yang diam-diam menentang Anda, ruang akan tercipta untuk orang yang merayakan pertumbuhan tanpa perlu mengecilkannya. Intinya adalah mengamati siapa yang bertepuk tangan saat Anda bangkit, dan siapa yang baru muncul saat Anda terjatuh.
4. Memperoleh Kembali Kedamaian Diri
Jawabannya yang paling tepat bukanlah kemarahan, tetapi kesadaran penuh terhadap situasi yang sedang terjadi. Anda tidak perlu repot menghadapi semua orang yang menyaksikan dari pinggir lapangan, tetapi Anda hanya perlu berhenti berakting di hadapan mereka yang tak tulus. Melindungi kedamaian Anda bukanlah terlihat dramatis, melainkan sebuah keputusan yang tenang untuk menarik energi dari orang-orang yang salah mengartikan cahaya Anda.
