Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 05.03 WIB

Ciri Orang yang Suka Mencari Perhatian, Nomor 4 Sering Tak Disadari tapi Paling Menguras Emosi Orang Sekitar

Ilustrasi orang yang suka mencari perhatian

JawaPos.com – Setiap orang tentu ingin dihargai dan diakui keberadaannya. Namun, bagi sebagian orang, keinginan untuk diperhatikan bisa menjadi kebutuhan yang berlebihan hingga mengganggu hubungan sosial. Fenomena ini dikenal sebagai perilaku attention-seeking atau suka mencari perhatian.

Menurut psikolog klinis Dr. Daniel Fox, dalam video edukatifnya di YouTube berjudul “Understanding Attention-Seeking Behavior”, perilaku mencari perhatian umumnya muncul karena kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.

Seseorang yang terlalu sering merasa diabaikan, baik di masa lalu maupun sekarang, cenderung mencari cara agar diperhatikan oleh orang lain, bahkan dengan cara yang ekstrem.

Di sisi lain, psikiater Dr. Zulvia Syarif, Sp.KJ dalam konten TikTok-nya menjelaskan bahwa perilaku ini bisa muncul sebagai bentuk kompensasi dari rasa rendah diri. Mereka yang haus perhatian sering kali ingin memastikan dirinya dianggap penting atau disukai.

Kreator konten @cam.khs menambahkan bahwa mencari perhatian bukan selalu tanda manipulatif, tetapi bisa jadi bentuk komunikasi tak langsung. Sementara @hanimunsy menggarisbawahi bahwa orang seperti ini sering kali tidak menyadari perilaku mereka, karena merasa hanya ingin “didengar” atau “diperhatikan lebih.”

Berikut beberapa ciri umum orang yang suka mencari perhatian berdasarkan penjelasan para ahli tersebut.

1. Sering Membesar-besarkan Cerita untuk Menarik Simpati

Orang yang haus perhatian biasanya ingin menjadi pusat pembicaraan. Menurut Dr. Daniel Fox, mereka sering menambahkan detail dramatis atau memperbesar cerita agar terlihat menarik dan mendapatkan reaksi emosional dari orang lain.

Mereka cenderung merasa tidak puas jika tidak ada yang merespons atau memuji ceritanya. Akibatnya, interaksi mereka sering terasa berat bagi orang di sekitarnya karena selalu berfokus pada diri sendiri.

2. Senang Membagikan Segalanya di Media Sosial

Dalam era digital, perilaku mencari perhatian sering terlihat melalui aktivitas media sosial. Akun @hanimunsy menjelaskan bahwa orang yang haus perhatian bisa merasa cemas jika tidak mendapat cukup likes atau komentar.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore