Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 November 2025, 14.30 WIB

5 Kebiasaan Rahasia yang Membuat Hidup Lebih Tenang: Seni Mengendalikan Emosi Tanpa Terseret Kekacauan

Ketika emosi terasa liar, kebiasaan kecil ini membantu menjaga hati tetap tenang dan pikiran tetap jernih (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Ketika banyak orang menganggap emosi sebagai sesuatu yang liar dan sulit dikendalikan, para ahli justru menunjukkan hal sebaliknya. Emosi dapat dilatih, dibentuk, dan diarahkan bahkan pada orang yang tidak memiliki kerusakan otak atau gangguan tertentu. Ketika seseorang berkomitmen untuk berubah, cara berpikir dan merespons pun ikut berkembang.

Pandangan ini kembali ditegaskan dalam sebuah konferensi ICF Converge di Praha, yang menghadirkan ilmuwan ternama, Dr. Lisa Feldman Barrett. Ia menekankan bahwa otak manusia bersifat plastik dan dapat dilatih. 

Otak bekerja secara prediktif, ia menyaring data, menafsirkan pengalaman, lalu menghasilkan emosi sebagai bentuk makna.

Dengan memahami cara kerja otak, seseorang bisa mulai membangun ketenangan batin bukan dengan menekan emosi, melainkan dengan memahaminya. Berikut lima kebiasaan sederhana yang dimiliki orang-orang yang secara alami tampak tenang, damai, dan sulit terusik, dilansir dari YourTango.com. 

1. Mengembangkan Rasa Ingin Tahu

Kunci pertama menuju ketenangan adalah keberanian untuk bertanya pada diri sendiri. Rasa ingin tahu membantu seseorang memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalam dirinya.

Ketika berhenti bereaksi secara impulsif, kita bisa bertanya, "Apa yang sedang aku rasakan? Apakah ini takut atau justru antusias? Kenapa aku merasa tidak nyaman?"

Rasa ingin tahu membuat seseorang lebih bijak dalam menafsirkan emosi, bukan terombang-ambing oleh emosi itu sendiri.

2. Memberi Diri Sendiri Time Out

Banyak orang merasa marah atau kesal terjadi seketika, seperti saklar lampu. Namun menurut pengalaman pengajar manajemen emosi, selalu ada ruang untuk memilih respon lain.

Time-out adalah langkah sederhana namun efektif, seperti berjalan sebentar, menarik napas panjang, mengalihkan perhatian, atau melakukan teknik mindfulness.

Dengan memberi jeda, seseorang bisa meredam respons emosional dan kembali ke keadaan lebih seimbang.

3. Menerapkan Teknik Freeze Frame

Teknik yang dikembangkan HeartMath Institute ini terbukti membantu menenangkan tubuh dan pikiran. Caranya:

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore