
seseorang yang terlihat miskin namun memiliki banyak uang di bank./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Ada satu fenomena menarik dalam psikologi sosial dan perilaku finansial: sebagian orang yang sebenarnya memiliki tabungan besar justru terlihat sederhana—bahkan terkesan miskin—di mata orang lain.
Mereka tidak memakai barang mahal, tidak pamer gaya hidup glamor, dan tidak merasa perlu membuktikan apa pun.
Mengapa orang-orang seperti ini bisa mengejutkan orang di sekitarnya?
Apa saja perilaku psikologis yang membuat mereka tampak "biasa saja" padahal rekening mereka tebal?
Dilansir dari Geediting pada Rabu (19/11), terdapat delapan cara mengejutkan yang sering muncul menurut psikologi kepribadian, behavioral economics, dan studi tentang self-control.
1. Mereka Tidak Membeli Status—Karena Harga Diri Mereka Tidak Bergantung Pada Barang
Dalam psikologi, ini disebut low external validation need.
Orang-orang ini tidak membutuhkan pengakuan eksternal untuk merasa berharga.
Mereka tidak membeli tas branded, tidak memaksakan gaya hidup kelas atas, dan tidak mengejar simbol kekayaan.
Mereka tahu siapa diri mereka, dan itu sudah cukup.
Orang luar sering menafsirkannya sebagai “pasti bokek.”
Padahal, justru mereka yang jarang pamer status biasanya sedang sibuk mempertebal aset.
2. Mereka Memprioritaskan Kenyamanan, Bukan Penampilan
Orang yang kaya diam-diam cenderung memilih pakaian sederhana, nyaman, dan fungsional.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
