Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 November 2025, 21.24 WIB

Jika Anda Membutuhkan 7 Hal Ini untuk Merasa Dicintai, Anda Mungkin Tumbuh dengan Orang Tua yang Terlalu Kritis Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh dengan orang tua terlalu kritis./Freepik/freepik - Image

seseorang yang tumbuh dengan orang tua terlalu kritis./Freepik/freepik

Jawapos.com - Setiap orang punya cara berbeda untuk merasa dicintai.

Ada yang butuh kehangatan fisik, ada yang puas dengan kata-kata, dan ada pula yang tenang hanya dengan tindakan kecil yang konsisten.

Namun, psikologi menunjukkan bahwa pola kebutuhan emosional seseorang tidak lahir begitu saja—ia dibentuk oleh pengalaman masa kecil, termasuk bagaimana orang tua memberi cinta atau kritik.

Jika Anda tumbuh dengan orang tua yang terlalu kritis—yang selalu melihat kekurangan, jarang memberi apresiasi, atau memasang standar sempurna—maka ada kemungkinan besar cara Anda menerima cinta ikut terpengaruh.

Anda mungkin merasa harus “berprestasi dulu baru layak dicintai,” atau Anda hanya merasa aman jika suatu hubungan bebas dari konflik.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/11), terdapat tujuh tanda kebutuhan emosional yang umumnya muncul pada seseorang yang dibesarkan oleh figur orang tua yang kritis.

Bacalah perlahan, karena Anda mungkin akan menemukan bayangan diri Anda di antara baris-barisnya.

1. Anda Membutuhkan Validasi Verbal yang Jelas

Orang tua yang terlalu kritis jarang memberi pujian langsung.

Mereka bisa saja memuji, tetapi diikuti koreksi: “Kamu bagus, tapi harusnya lebih begini.”

Akibatnya, sebagai orang dewasa Anda lebih sensitif terhadap kata-kata.

Anda merasa belum benar-benar dicintai sampai seseorang mengatakannya secara eksplisit—jelas, terang, tanpa syarat.

Bagi Anda, cinta bukan sekadar tindakan; itu harus diucapkan dan ditegaskan.

2. Anda Merasa Dicintai Jika Tidak Ada Kritik Sama Sekali

Bukan sekadar tidak suka dikritik—Anda takut dikritik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore