Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 02.06 WIB

Orang-orang yang Menyimpan Ribuan Email Tak Terbaca Biasanya Memiliki 7 Pola Manajemen Kewalahan Ini Menurut Psikologi

seseorang yang menyimpan ribuan email./Freepik/pressfoto - Image

seseorang yang menyimpan ribuan email./Freepik/pressfoto

JawaPos.com - Dalam era digital, inbox email sering menjadi cerminan kecil dari bagaimana seseorang mengelola hidupnya.

Ada orang yang inbox-nya bersih seperti meja kerja minimalis; ada pula yang membiarkan angka “2.547 unread emails” menyala merah seperti alarm yang sudah bosan berbunyi.

Menariknya, menurut berbagai temuan psikologi tentang perilaku, perhatian, dan manajemen beban mental, kebiasaan menumpuk email yang tidak terbaca bukan sekadar soal malas membuka pesan—sering kali, ini adalah gejala dari pola tertentu dalam menghadapi kewalahan.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (3/12), terdapat tujuh pola umum yang biasanya muncul pada orang-orang yang menyimpan ribuan email tak terbaca.

Mungkin Anda akan melihat diri sendiri, atau seseorang yang Anda kenal, di antara daftar ini.

1. Mengalami “Decision Fatigue” Kronis

Seseorang yang kewalahan membuat keputusan kecil—seperti membuka, membaca, atau mengarsipkan email—sering membiarkannya menumpuk.

Menurut teori decision fatigue, otak manusia hanya punya kapasitas terbatas untuk membuat keputusan setiap hari.

Ketika energi mental habis, tugas-tugas kecil pun terasa berat.

Inbox akhirnya dibiarkan menjadi museum notifikasi yang tak berkurang.

2. Perfeksionisme yang Tidak Disadari

Kontras dengan anggapan umum, orang dengan inbox berantakan bukan berarti tidak peduli.

Banyak dari mereka sebenarnya terlalu peduli.

Mereka ingin menanggapi email dengan “cara terbaik”, sehingga menundanya sampai punya waktu dan energi yang cukup.

Masalahnya: waktu “cukup sempurna” ini jarang datang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore