Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 03.27 WIB

Ada Orang yang Nyaris Tak Punya Kedekatan dengan Saudara Kandung? Ini 7 Pengalaman Masa Kecil yang Sering Menjadi Akar Masalah Menurut Psikologi

seseorang yang kurang dekat dengan saudara kandung./Freepik/The Yuri Arcurs Collection - Image

seseorang yang kurang dekat dengan saudara kandung./Freepik/The Yuri Arcurs Collection

JawaPos.com - Saudara kandung sering dianggap sebagai teman hidup pertama—orang yang tumbuh bersama kita, menyaksikan fase-fase penting masa kecil, hingga menjadi bagian dari identitas keluarga.

Namun, kenyataannya tidak semua orang memiliki hubungan dekat dengan saudara kandung.

Beberapa justru tumbuh dewasa tanpa kedekatan emosional, bahkan nyaris tanpa komunikasi.

Psikologi keluarga menjelaskan bahwa pola hubungan saudara kandung di masa dewasa tidak terbentuk secara tiba-tiba.

Ada pengalaman masa kecil tertentu yang secara halus—atau kadang sangat jelas—membentuk jarak emosional di kemudian hari.

Jika seseorang merasa “tidak dekat,” “canggung,” atau “asing” dengan saudara kandungnya, penyebabnya sering bisa ditelusuri pada fase awal kehidupan.

Dilansir dari Geediting pada Senin (8/12), terdapat tujuh pengalaman masa kecil yang paling sering dialami oleh orang yang tumbuh tanpa kedekatan dengan saudara kandungnya.

1. Perbandingan Antar Saudara yang Berulang dari Orang Tua

Banyak hubungan saudara kandung renggang karena sejak kecil mereka hidup dalam atmosfer perbandingan: siapa yang lebih pintar, lebih rapi, lebih patuh, atau lebih sukses.

Perbandingan menciptakan dua pola:

Resentment (kejengkelan) dari anak yang sering dianggap “lebih buruk”.

Pressure (beban peran) pada anak yang dianggap paling unggul.

Keduanya menciptakan jarak, bukan kedekatan.

2. Kompetisi Tidak Sehat yang Dibiarkan atau Justru Dipupuk

Dalam beberapa keluarga, saudara kandung bukan dipandang sebagai sekutu, tetapi sebagai kompetitor.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore