Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 23.53 WIB

Orang yang Terlalu Mengkompensasi Harga Diri yang Rendah Sering Melakukan 7 Hal Ini Menurut Psikologi

seseorang yang terlalu mengkompensasi harga diri yang rendah./ Freepik/yanalya - Image

seseorang yang terlalu mengkompensasi harga diri yang rendah./ Freepik/yanalya

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu orang yang tampak percaya diri, tegas, bahkan dominan.

Namun, tak semua ekspresi tersebut benar-benar mencerminkan kondisi batin yang stabil.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (8/12), dalam psikologi, ada fenomena yang disebut overcompensation—strategi tak sadar di mana seseorang menutupi rasa rendah diri melalui perilaku berlebihan.

Alih-alih mengakui kerentanan, mereka justru membangun “tameng” perilaku yang seolah kuat, padahal rapuh di dalam.

Bentuk kompensasi ini tidak selalu mudah dikenali.

Bahkan, kadang orang yang melakukannya sendiri tidak sadar bahwa tindakan mereka lahir dari luka harga diri.

Berikut adalah tujuh tanda umum yang sering muncul.

1. Selalu Ingin Terlihat Unggul dalam Segala Situasi

Orang yang overkompensasi cenderung menampilkan diri sebagai yang paling tahu, paling hebat, atau paling sukses.

Bukan karena benar-benar ingin bersaing, tetapi karena ada ketakutan bahwa jika mereka tidak unggul, orang lain akan “melihat kelemahan” mereka.

Mereka mudah merasa tersaingi, bahkan oleh hal kecil: cerita keberhasilan teman, pencapaian rekan kerja, atau perhatian orang lain.

2. Menghindari Kritik Sebisa Mungkin

Kritik terasa seperti ancaman personal, bukan sebagai umpan balik.

Karena harga diri mereka rapuh, komentar kecil pun bisa terasa menghancurkan.

Beberapa reaksinya: marah, menyangkal, membela diri habis-habisan, atau memilih menjauh dari lingkungan yang menantang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore