Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Desember 2025, 19.49 WIB

Orang-orang yang Mempertahankan Persahabatan Kuat hingga Usia 50-an dan Seterusnya Biasanya Mengikuti 7 Prinsip Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mempertahankan persahabatan kuat di usia tua./Freepik/freepik - Image

seseorang yang mempertahankan persahabatan kuat di usia tua./Freepik/freepik

JawaPos.com - Memasuki usia 50-an, banyak hal berubah: prioritas hidup, energi, orientasi karier, hingga persepsi tentang makna kebahagiaan.

Tetapi satu hal yang terbukti paling berdampak pada kesehatan mental dan fisik adalah punya hubungan sosial yang kuat.

Berbagai studi psikologi sosial menunjukkan bahwa orang dewasa paruh baya yang memiliki sahabat dekat cenderung hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih bahagia.

Namun kenyataannya, mempertahankan persahabatan hingga usia matang bukanlah hal yang mudah.

Kesibukan, jarak, perubahan hidup, dan trauma masa lalu dapat membuat hubungan merenggang.

Orang-orang yang berhasil mempertahankan persahabatan kuat sampai usia 50-an dan seterusnya, ternyata bukan sekadar “beruntung”—mereka mengikuti prinsip-prinsip emosional tertentu.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (10/12), terdapat 7 prinsip persahabatan dewasa yang jarang dibicarakan, namun sangat menentukan.

1. Mereka Berani Menjadi Rentan (Vulnerability, Bukan Kepura-puraan)

Menurut psikologi hubungan interpersonal, keintiman yang dalam hanya bisa terbentuk ketika dua orang berani membuka diri secara emosional.

Di usia 50-an, orang-orang yang mempertahankan sahabat biasanya tidak bermain peran, tidak berusaha terlihat sempurna, dan tidak malu mengakui kelemahan.

Mereka berani bercerita tentang ketakutan, penyesalan, masalah keluarga, hingga kondisi mental. Kerentanan inilah yang menciptakan kedekatan mendalam—sesuatu yang tidak bisa ditukar dengan basa-basi.

2. Mereka Menghargai Ritme Hidup yang Berbeda

Di usia 50-an, sahabat bisa berada di fase hidup yang sangat berbeda: ada yang masih sibuk bekerja, ada yang baru pensiun, ada yang menjaga cucu, ada yang baru memulai bisnis.

Orang-orang yang menjaga persahabatan kuat memahami bahwa kedekatan bukan soal frekuensi, tetapi kualitas kehadiran.

Mereka tidak marah jika sahabat lama sulit dihubungi, tidak menuntut perhatian berlebihan, dan tidak membuat drama. Mereka memberi ruang bagi perubahan hidup tanpa menganggapnya sebagai penolakan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore