Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Desember 2025, 12.35 WIB

Psikologi Mengatakan Bahwa Orang-Orang dengan Ketahanan Luar Biasa Secara Konsisten Melakukan 7 Hal Ini yang Sering Dilewati Orang Lain

seseorang yang memiliki ketahanan yang luar biasa./Freepik/freepik - Image

seseorang yang memiliki ketahanan yang luar biasa./Freepik/freepik

JawaPos.com - Dalam hidup, kita semua pernah jatuh. Bedanya, ada orang yang jatuh lalu bangkit dengan luka yang perlahan sembuh, sementara yang lain terjebak lama dalam rasa gagal, marah, dan putus asa.

Psikologi menyebut kemampuan untuk bertahan, bangkit, dan tetap melangkah ini sebagai resilience—ketahanan mental dan emosional.

Menariknya, penelitian psikologi menunjukkan bahwa ketahanan luar biasa bukanlah bakat bawaan semata.

Ia dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Ironisnya, kebiasaan ini sering dianggap sepele dan justru dilewati oleh kebanyakan orang.

Dilansir dari Geediting pada Senin (15/12), terdapat tujuh hal yang secara konsisten dilakukan oleh orang-orang dengan ketahanan luar biasa—hal-hal sederhana, namun berdampak besar.

1. Mereka Menerima Emosi Negatif Tanpa Menghakimi Diri Sendiri

Orang yang tangguh tidak selalu optimistis. Mereka tetap merasa sedih, marah, kecewa, bahkan takut. Bedanya, mereka tidak memusuhi emosi tersebut.

Alih-alih berkata, “Aku lemah karena merasa seperti ini,” mereka berkata, “Wajar aku merasa seperti ini.” Psikologi menyebutnya emotional acceptance. Dengan menerima emosi apa adanya, energi mental tidak terbuang untuk perlawanan batin yang sia-sia.

Sebaliknya, banyak orang justru menekan emosi, pura-pura kuat, hingga akhirnya meledak atau runtuh perlahan.

2. Mereka Fokus pada Hal yang Masih Bisa Dikendalikan

Saat krisis datang, orang dengan ketahanan tinggi segera memilah: mana yang bisa dikendalikan, mana yang tidak. Mereka berhenti menghabiskan energi pada masa lalu, opini orang lain, atau kejadian di luar kendali.

Fokus mereka sederhana: “Apa langkah kecil yang masih bisa aku ambil hari ini?”

Kebanyakan orang terjebak pada why me, menyalahkan keadaan, atau menunggu segalanya membaik dengan sendirinya—padahal ketahanan tumbuh dari tindakan kecil yang konsisten.

3. Mereka Memberi Makna pada Penderitaan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore