Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Desember 2025, 13.18 WIB

Seni Meraih Kebahagiaan: 9 Hal yang Masih Dilakukan Orang Berusia 60-an dan 70-an yang Tak Pernah Dipahami Generasi Muda

seseorang yang bahagia di usia tua./Freepik/Lifestylememory - Image

seseorang yang bahagia di usia tua./Freepik/Lifestylememory

JawaPos.com - Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, generasi muda sering mengaitkan kebahagiaan dengan pencapaian, kecepatan, dan validasi sosial.

Namun jika kita menoleh ke generasi yang kini berusia 60-an dan 70-an, kita akan menemukan paradoks yang menarik: hidup mereka tampak lebih sederhana, bahkan terbatas, tetapi wajah mereka justru sering memancarkan ketenangan yang sulit dijelaskan.

Bukan karena hidup mereka lebih mudah—justru sebaliknya. Mereka telah melewati krisis ekonomi, kehilangan, kegagalan, dan perubahan zaman yang drastis.

Namun dari perjalanan panjang itulah terbentuk sebuah seni hidup yang halus, tenang, dan nyaris tak terbaca oleh generasi muda.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (16/12), terdapat sembilan kebiasaan yang masih mereka lakukan—dan sering kali tidak pernah benar-benar dipahami oleh mereka yang lebih muda.

1. Menikmati Kesunyian Tanpa Merasa Sepi

Bagi banyak anak muda, kesunyian sering disamakan dengan kesepian. Ponsel harus selalu menyala, suara harus selalu ada. Namun orang berusia 60-an dan 70-an memahami bahwa diam bukan kekosongan, melainkan ruang.

Mereka duduk di teras tanpa tujuan jelas, memandangi jalan, atau sekadar mendengarkan angin. Dalam kesunyian itu, pikiran menjadi jernih dan perasaan kembali ke titik seimbang. Kebahagiaan tidak selalu lahir dari keramaian, tetapi dari kemampuan berdamai dengan diri sendiri.

2. Melakukan Sesuatu Secara Perlahan Tanpa Rasa Bersalah

Generasi muda dibesarkan dengan budaya “cepat adalah benar”. Sementara itu, generasi yang lebih tua tidak merasa perlu tergesa-gesa. Mereka menyeduh teh dengan sabar, berjalan tanpa target langkah, dan menyelesaikan pekerjaan rumah dengan ritme mereka sendiri.

Bagi mereka, memperlambat hidup bukan tanda kemunduran, melainkan bentuk penghormatan pada waktu. Mereka tahu bahwa kebahagiaan sering kali mengendap dalam proses, bukan dalam hasil.

3. Menjaga Hubungan Lama Tanpa Banyak Alasan

Orang berusia 60-an dan 70-an masih menyimpan nomor teman lama, menyapa tetangga yang sama selama puluhan tahun, dan menjaga silaturahmi tanpa motif tersembunyi. Tidak ada pertanyaan “apa manfaatnya?”, yang ada hanyalah rasa keterikatan.

Generasi muda sering berpindah lingkaran sosial dengan cepat, sementara generasi tua memahami bahwa kedalaman hubungan jauh lebih menenangkan daripada luasnya jaringan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore