Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Desember 2025, 03.17 WIB

Seni Bermalas-malasan: 10 Kebiasaan Menunda-nunda yang Secara Mengejutkan Justru Meningkatkan Produktivitas

seseorang yang kemalasannya meningkatkan produktivitas./Freepik/EyeEm - Image

seseorang yang kemalasannya meningkatkan produktivitas./Freepik/EyeEm

JawaPos.com - Selama bertahun-tahun, kita diajari satu dogma yang terdengar mutlak: malas adalah musuh kesuksesan.

Menunda dianggap dosa produktivitas, dan jeda dipandang sebagai kelemahan karakter.

Namun, semakin banyak orang sukses, kreator, dan pemikir besar justru mengaku bahwa ide terbaik mereka lahir bukan saat bekerja keras, melainkan ketika “bermalas-malasan”.

Ternyata, tidak semua penundaan itu buruk. Ada jenis kemalasan yang cerdas—strategic procrastination—yang memberi ruang bagi otak untuk bernapas, mencerna, dan menyusun ulang prioritas.

Seni bermalas-malasan bukan tentang kabur dari tanggung jawab, melainkan tentang memahami ritme alami tubuh dan pikiran.

Dilansir dari Expert Editorp pada Sabtu (27/12), terdapat 10 kebiasaan menunda-nunda yang, secara mengejutkan, justru bisa meningkatkan produktivitas jika dilakukan dengan sadar.

1. Menunda Memulai Pekerjaan untuk “Pemanasan Mental”

Alih-alih langsung terjun ke tugas besar, sebagian orang memilih menundanya sebentar sambil melakukan hal ringan: merapikan meja, membuat kopi, atau sekadar menatap layar.

Secara psikologis, ini memberi otak waktu transisi dari mode santai ke mode fokus. Penundaan singkat ini sering kali membuat kita memulai pekerjaan dengan arah yang lebih jelas dan resistensi mental yang lebih rendah.

2. Membiarkan Tugas “Mengendap” Sebelum Dikerjakan

Ada pekerjaan yang justru lebih baik tidak langsung dikerjakan—misalnya menulis, mengambil keputusan penting, atau merancang strategi. Dengan menundanya satu atau dua hari, pikiran bawah sadar tetap bekerja di belakang layar.

Hasilnya? Ketika akhirnya dikerjakan, ide mengalir lebih matang dan kesalahan bisa diminimalkan.

3. Mengalihkan Diri Saat Otak Buntu

Memaksa diri bekerja saat benar-benar mentok sering kali kontraproduktif. Sebaliknya, berjalan sebentar, mandi, atau melakukan aktivitas ringan bisa memicu aha moment.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore