Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Desember 2025, 03.49 WIB

Apakah Menyilangkan Kaki Tanda Kebohongan? Inilah 5 Makna Psikologi Dibalik Sikap Tersebut

Ilustrasi menyilangkan kaki (Freepik)

JawaPos.com- Menyilangkan kaki sering kali dianggap sebagai bahasa tubuh yang identik dengan kebohongan atau sikap tidak jujur.

Klaim ini sudah lama beredar di masyarakat dan sering dijadikan patokan untuk menilai kejujuran seseorang, terutama saat berbicara atau menjawab pertanyaan.

Padahal, menilai seseorang hanya dari posisi kaki merupakan kesimpulan makna yang terlalu dangkal.

Dalam dunia psikologi dan bahasa tubuh, menyilangkan kaki tidak punya makna tunggal. Gestur ini bisa muncul karena suatu kebiasaan, kenyamanan, kondisi fisik, hingga situasi lingkungan seperti suhu ruangan atau jenis kursi yang digunakan. 

Banyak orang menyilangkan kaki secara refleks tanpa ada maksud tersembunyi atau niat untuk menutupi kebenaran.

Para ahli komunikasi nonverbal menegaskan bahwa kebohongan tidak dapat diidentifikasi dari satu gerakan tubuh saja.

Isyarat kebohongan biasanya muncul dalam serangkaian tanda, seperti perubahan nada suara, ekspresi wajah yang tidak selaras, gerakan tangan yang kaku, hingga inkonsistensi cerita.

Berikut ini 5 makna psikologi dibalik sikap menyilangkan kaki menurut Wiki How yang dikutip oleh JawaPos.com:

  1. Kenyamanan

Baik pria maupun perempuan menyilangkan kaki karena posisi ini nyaman bagi tubuh mereka.

Duduk ini mengurangi kelelahan otot di batang tubuh dan menggeser beban dari jaringan lunak.

Hal ini juga membantu menstabilkan ekstremitas bawah, seperti kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore