
seseorang yang mematikan suara ponselnya. (Freepik/benzoix)
JawaPos.com - Di era ketika bunyi notifikasi nyaris tak pernah berhenti—pesan masuk, panggilan, pengingat aplikasi, hingga promosi digital—ponsel telah menjadi sumber kebisingan baru dalam kehidupan modern.
Namun, ada sekelompok orang yang memilih jalan berbeda. Mereka lebih sering mematikan suara ponsel, bahkan membiarkannya dalam mode senyap hampir sepanjang hari.
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini terlihat sepele atau bahkan aneh. Padahal, menurut psikologi, keputusan sederhana untuk mematikan suara ponsel sering kali berkaitan dengan pola kepribadian tertentu.
Ia bukan sekadar soal teknis, melainkan cerminan cara seseorang berpikir, mengelola emosi, dan memandang dunia di sekitarnya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (2/1), terdapat ciri kepribadian apa saja yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang selalu mematikan suara ponselnya? Berikut tujuh di antaranya.
1. Menghargai Ketenangan dan Ruang Mental
Orang yang mematikan suara ponsel umumnya sangat menghargai ketenangan. Dalam psikologi, ini berkaitan dengan kebutuhan menjaga mental space—ruang batin yang bebas dari gangguan eksternal. Mereka menyadari bahwa bunyi notifikasi, sekecil apa pun, dapat memecah konsentrasi dan memicu stres ringan yang berulang.
Alih-alih selalu siap siaga, mereka memilih mengatur kapan ingin terhubung dan kapan ingin benar-benar hadir pada satu aktivitas. Bagi mereka, ketenangan bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga keseimbangan psikologis.
Baca Juga: Rezeki Bukan Cuma Uang: 3 Shio Ini Diramal akan Bertemu Jodoh dan Cinta Sejati di Tahun 2026
2. Memiliki Kontrol Diri yang Baik
Tidak semua orang mampu menahan dorongan untuk segera mengecek ponsel saat ada bunyi masuk. Mereka yang mematikan suara ponsel biasanya memiliki tingkat self-control yang relatif baik. Dalam psikologi, ini menunjukkan kemampuan menunda respons demi tujuan yang lebih besar.
Mereka tidak ingin dikendalikan oleh impuls sesaat. Justru sebaliknya, mereka yang menentukan kapan akan membuka pesan, menjawab panggilan, atau sekadar berselancar di layar. Kontrol diri ini sering kali juga tercermin dalam aspek lain, seperti pengelolaan waktu dan emosi.
3. Lebih Fokus pada Dunia Nyata
Ciri berikutnya adalah kecenderungan untuk lebih hadir secara penuh di dunia nyata. Orang yang mematikan suara ponsel biasanya ingin memberikan perhatian utuh pada lawan bicara, pekerjaan, atau momen yang sedang dijalani.
Psikologi menyebut ini sebagai bentuk mindful behavior—kesadaran penuh pada saat ini. Mereka merasa hubungan tatap muka, pekerjaan yang dikerjakan dengan fokus, dan pengalaman langsung jauh lebih bermakna dibanding distraksi digital yang terus-menerus.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
