Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Januari 2026, 00.20 WIB

Orang yang Selalu Mematikan Suara Ponselnya Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Kepribadian Menurut Psikologi

seseorang yang mematikan suara ponselnya. (Freepik/benzoix) - Image

seseorang yang mematikan suara ponselnya. (Freepik/benzoix)

JawaPos.com - Di era ketika bunyi notifikasi nyaris tak pernah berhenti—pesan masuk, panggilan, pengingat aplikasi, hingga promosi digital—ponsel telah menjadi sumber kebisingan baru dalam kehidupan modern.

Namun, ada sekelompok orang yang memilih jalan berbeda. Mereka lebih sering mematikan suara ponsel, bahkan membiarkannya dalam mode senyap hampir sepanjang hari.

Bagi sebagian orang, kebiasaan ini terlihat sepele atau bahkan aneh. Padahal, menurut psikologi, keputusan sederhana untuk mematikan suara ponsel sering kali berkaitan dengan pola kepribadian tertentu.

Ia bukan sekadar soal teknis, melainkan cerminan cara seseorang berpikir, mengelola emosi, dan memandang dunia di sekitarnya.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (2/1), terdapat ciri kepribadian apa saja yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang selalu mematikan suara ponselnya? Berikut tujuh di antaranya.

1. Menghargai Ketenangan dan Ruang Mental

Orang yang mematikan suara ponsel umumnya sangat menghargai ketenangan. Dalam psikologi, ini berkaitan dengan kebutuhan menjaga mental space—ruang batin yang bebas dari gangguan eksternal. Mereka menyadari bahwa bunyi notifikasi, sekecil apa pun, dapat memecah konsentrasi dan memicu stres ringan yang berulang.

Alih-alih selalu siap siaga, mereka memilih mengatur kapan ingin terhubung dan kapan ingin benar-benar hadir pada satu aktivitas. Bagi mereka, ketenangan bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga keseimbangan psikologis.

2. Memiliki Kontrol Diri yang Baik

Tidak semua orang mampu menahan dorongan untuk segera mengecek ponsel saat ada bunyi masuk. Mereka yang mematikan suara ponsel biasanya memiliki tingkat self-control yang relatif baik. Dalam psikologi, ini menunjukkan kemampuan menunda respons demi tujuan yang lebih besar.

Mereka tidak ingin dikendalikan oleh impuls sesaat. Justru sebaliknya, mereka yang menentukan kapan akan membuka pesan, menjawab panggilan, atau sekadar berselancar di layar. Kontrol diri ini sering kali juga tercermin dalam aspek lain, seperti pengelolaan waktu dan emosi.

3. Lebih Fokus pada Dunia Nyata

Ciri berikutnya adalah kecenderungan untuk lebih hadir secara penuh di dunia nyata. Orang yang mematikan suara ponsel biasanya ingin memberikan perhatian utuh pada lawan bicara, pekerjaan, atau momen yang sedang dijalani.

Psikologi menyebut ini sebagai bentuk mindful behavior—kesadaran penuh pada saat ini. Mereka merasa hubungan tatap muka, pekerjaan yang dikerjakan dengan fokus, dan pengalaman langsung jauh lebih bermakna dibanding distraksi digital yang terus-menerus.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore