Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Januari 2026, 14.01 WIB

9 Ciri Kepribadian yang Justru Semakin Menarik Seiring Bertambahnya Usia Menurut Psikologi

seseorang yang semakin menarik seiring bertambahnya usia./Freepik/freepik - Image

seseorang yang semakin menarik seiring bertambahnya usia./Freepik/freepik

JawaPos.com - Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik hanya milik mereka yang masih muda.

Keriput dianggap sebagai tanda kemunduran, usia dipersepsikan sebagai beban, dan pengalaman sering kalah pamor dibanding penampilan. Namun psikologi modern justru menunjukkan gambaran yang berbeda.

Seiring bertambahnya usia, manusia tidak hanya menua secara fisik, tetapi juga berkembang secara emosional, mental, dan sosial.

Ada kualitas-kualitas tertentu yang tidak bisa dibentuk dalam semalam—ia ditempa oleh waktu, kegagalan, kehilangan, dan pembelajaran hidup.

Menariknya, justru ciri-ciri inilah yang membuat seseorang semakin memesona dari tahun ke tahun.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (3/1), terdapat sembilan ciri kepribadian yang, menurut psikologi, cenderung menjadi lebih kuat dan lebih menarik seiring bertambahnya usia.

1. Ketenangan Emosional yang Lebih Stabil

Salah satu perubahan paling nyata adalah kemampuan mengelola emosi. Orang yang lebih dewasa secara usia biasanya tidak lagi bereaksi berlebihan terhadap masalah kecil. Psikologi menyebut ini sebagai emotional regulation—kemampuan menenangkan diri sebelum emosi menguasai logika.

Ketenangan ini membuat seseorang terasa nyaman untuk diajak berbicara. Ia tidak meledak-ledak, tidak reaktif, dan mampu menjadi “ruang aman” bagi orang lain. Dalam relasi apa pun, kualitas ini sangat menarik.

2. Kepercayaan Diri yang Tidak Bergantung Validasi

Berbeda dengan kepercayaan diri di usia muda yang sering bertumpu pada pengakuan sosial, usia yang lebih matang melahirkan self-worth yang internal. Seseorang tahu siapa dirinya, apa nilainya, dan tidak terlalu sibuk membuktikan sesuatu.

Psikologi menemukan bahwa orang dengan self-esteem yang stabil cenderung lebih autentik. Dan keautentikan adalah daya tarik yang tidak bisa dipalsukan.

3. Kemampuan Mendengarkan dengan Empati

Pengalaman hidup mengajarkan satu hal penting: tidak semua masalah perlu solusi, kadang hanya perlu didengarkan. Seiring usia, banyak orang menjadi pendengar yang lebih baik—tidak memotong, tidak menghakimi, dan tidak tergesa-gesa memberi nasihat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore