
seseorang yang semakin menarik seiring bertambahnya usia./Freepik/freepik
JawaPos.com - Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik hanya milik mereka yang masih muda.
Keriput dianggap sebagai tanda kemunduran, usia dipersepsikan sebagai beban, dan pengalaman sering kalah pamor dibanding penampilan. Namun psikologi modern justru menunjukkan gambaran yang berbeda.
Seiring bertambahnya usia, manusia tidak hanya menua secara fisik, tetapi juga berkembang secara emosional, mental, dan sosial.
Ada kualitas-kualitas tertentu yang tidak bisa dibentuk dalam semalam—ia ditempa oleh waktu, kegagalan, kehilangan, dan pembelajaran hidup.
Menariknya, justru ciri-ciri inilah yang membuat seseorang semakin memesona dari tahun ke tahun.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (3/1), terdapat sembilan ciri kepribadian yang, menurut psikologi, cenderung menjadi lebih kuat dan lebih menarik seiring bertambahnya usia.
1. Ketenangan Emosional yang Lebih Stabil
Salah satu perubahan paling nyata adalah kemampuan mengelola emosi. Orang yang lebih dewasa secara usia biasanya tidak lagi bereaksi berlebihan terhadap masalah kecil. Psikologi menyebut ini sebagai emotional regulation—kemampuan menenangkan diri sebelum emosi menguasai logika.
Ketenangan ini membuat seseorang terasa nyaman untuk diajak berbicara. Ia tidak meledak-ledak, tidak reaktif, dan mampu menjadi “ruang aman” bagi orang lain. Dalam relasi apa pun, kualitas ini sangat menarik.
2. Kepercayaan Diri yang Tidak Bergantung Validasi
Berbeda dengan kepercayaan diri di usia muda yang sering bertumpu pada pengakuan sosial, usia yang lebih matang melahirkan self-worth yang internal. Seseorang tahu siapa dirinya, apa nilainya, dan tidak terlalu sibuk membuktikan sesuatu.
Psikologi menemukan bahwa orang dengan self-esteem yang stabil cenderung lebih autentik. Dan keautentikan adalah daya tarik yang tidak bisa dipalsukan.
3. Kemampuan Mendengarkan dengan Empati
Pengalaman hidup mengajarkan satu hal penting: tidak semua masalah perlu solusi, kadang hanya perlu didengarkan. Seiring usia, banyak orang menjadi pendengar yang lebih baik—tidak memotong, tidak menghakimi, dan tidak tergesa-gesa memberi nasihat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
