Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Januari 2026, 05.09 WIB

Orang yang Tetap Menjaga Harga Diri Seiring Bertambahnya Usia Tidak Akan Mentolerir 4 Perilaku Ini dari Orang Lain

seseorang yang menjaga harga diri./Freepik/EyeEm - Image

seseorang yang menjaga harga diri./Freepik/EyeEm


JawaPos.com - Menua memiliki cara unik untuk menghilangkan kabut. Ketika masih muda, kita sering mentolerir hal-hal yang seharusnya tidak kita tolerir. Kita mengabaikan komentar yang menyakitkan.

Anda membuat alasan untuk orang-orang yang mengecewakan Anda. Anda berkata pada diri sendiri, “Mungkin mereka tidak bermaksud seperti itu.”

Namun seiring waktu, Anda mulai melihat pola-pola. Anda menyadari bahwa kedamaian itu berharga. Energi Anda terbatas. Dan rasa hormat terhadap diri sendiri bukanlah sesuatu yang Anda temukan secara kebetulan. Itu adalah sesuatu yang Anda lindungi.

Sekarang, aku tidak mengatakan kamu harus memotong hubungan dengan orang lain begitu mereka membuat kesalahan. Kita semua manusia.

Tapi ada perilaku tertentu yang orang dengan harga diri yang sejati berhenti mentolerir, terutama seiring berjalannya waktu.

Dikutip dari geediting pada Minggu (4/12), Mari kita bahas hal-hal tersebut.

1) Ketidakhormatan yang disamarkan sebagai “cuma bercanda”

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana beberapa orang menyembunyikan kejahatan mereka di balik humor?

Mereka membuat komentar tajam, Anda bereaksi, lalu mereka berkata, “Tenang saja, aku cuma bercanda.”

Itu bukan humor. Itu menguji batas Anda.

Intensi lebih penting daripada nada suara. Jika sebuah lelucon membuat Anda merasa kecil, itu bukan lelucon yang tidak berbahaya. Itu adalah sindiran yang disamarkan sebagai permainan.

Orang yang menghargai diri sendiri tidak akan berdebat tentang hal itu. Mereka tidak mencoba meyakinkan siapa pun. Mereka hanya berkata, “Saya tidak menemukan itu lucu,” dan mereka berhenti terlibat dalam kebodohan semacam itu.

Karena jika seseorang terus mengganggu martabat Anda, mereka bukan sedang bercanda. Mereka sedang menekan.

2) Dihiraukan atau diperlakukan seolah-olah Anda tidak ada

Seiring bertambahnya usia, Anda berhenti memperjuangkan perlakuan yang layak.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore