ilustrasi orang yang bermain ponsel. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Beberapa orang mungkin mengatur tingkat kecerahan layar atau brightness handphonenya sangat tinggi agar dapat melihat dengan jelas.
Sementara yang lain secara naluriah selalu berada pada tingkat kecerahan sekitar 20 persen atau bahkan lebih rendah.
Menurut psikologi, orang-orang yang secara konsisten menjaga kecerahan layar ponsel mereka tetap rendah sering kali memiliki ciri tertentu, seperti dilansir geediting.
Individu yang meredupkan layar mereka sering kali mengalami dunia dengan lebih intens daripada orang lain.
Mereka tidak hanya lebih menyukai tingkat kecerahan yang lebih rendah, namun secara fisik memproses informasi sensorik dengan berbeda.
Sistem saraf mereka menangkap hal-hal halus yang sama sekali tidak terdeteksi oleh sistem saraf lainnya.
Pengguna dengan tingkat kecerahan rendah cenderung strategis dalam mengarahkan perhatian mereka.
Layar yang terang membutuhkan lebih banyak sumber daya kognitif.
Mereka sering kali unggul dalam pekerjaan mendalam dan pemikiran yang terfokus.
Selain itu, secara naluriah menciptakan lingkungan yang mendukung konsentrasi, bukan memecahnya.
Terdapat korelasi yang kuat antara sensitivitas sensorik dan introspeksi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
