
seseorang yang keluar rumah dengan tenang./Freepik/freepik
JawaPos.com - Setiap pagi adalah titik awal kecil yang sering kita anggap remeh. Rutinitas sebelum meninggalkan rumah kerap dilakukan secara otomatis, tanpa disadari menyimpan jejak didikan masa kecil.
Padahal, menurut psikologi perkembangan, kebiasaan-kebiasaan sederhana ini sering kali merupakan hasil pengasuhan yang konsisten, penuh nilai, dan sarat keteladanan—terutama dari sosok ibu.
Ibu bukan hanya mengajarkan dengan kata-kata, tetapi melalui kebiasaan yang diulang setiap hari.
Cara kita bersiap, berpikir, dan bersikap sebelum melangkah keluar rumah mencerminkan bagaimana kita dibentuk sejak dini.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (8/1), jika Anda melakukan tujuh perilaku berikut setiap pagi, besar kemungkinan Anda dibesarkan oleh ibu yang baik—dalam arti psikologis yang sehat dan membangun.
1. Anda Merapikan Tempat Tidur atau Ruangan Sebelum Pergi
Secara psikologis, kebiasaan merapikan ruang pribadi mencerminkan sense of order dan tanggung jawab internal. Anak-anak yang dibesarkan oleh ibu yang baik sering diajarkan bahwa merawat ruang adalah bentuk menghargai diri sendiri dan orang lain.
Ibu tidak selalu berkata, “Rapikan tempat tidurmu,” melainkan mencontohkan keteraturan sebagai bagian dari kehidupan. Akibatnya, kebiasaan ini terbawa hingga dewasa dan dilakukan tanpa paksaan.
2. Anda Mengecek Kembali Barang Penting Tanpa Panik
Dompet, kunci, ponsel—dicek dengan tenang sebelum berangkat. Ini menunjukkan regulasi emosi yang baik. Menurut psikologi, kemampuan mempersiapkan diri tanpa kecemasan berlebihan berasal dari pola asuh yang stabil dan penuh rasa aman.
Ibu yang baik tidak membesarkan anak dengan ancaman atau kepanikan, melainkan dengan rutinitas yang membuat anak merasa dunia adalah tempat yang bisa diprediksi dan dikendalikan.
3. Anda Terbiasa Berpamitan atau Mengucap Salam
Entah kepada orang rumah, hewan peliharaan, atau bahkan sekadar mengucap “Bismillah” atau doa singkat—kebiasaan berpamitan adalah tanda empati dan keterikatan emosional yang sehat.
Psikologi menyebut ini sebagai secure attachment. Ibu yang baik menanamkan makna kehadiran dan perpisahan secara lembut, sehingga anak tumbuh dengan kemampuan menjalin hubungan yang hangat.
4. Anda Memperhatikan Penampilan Secukupnya, Bukan Berlebihan
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
