Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2026, 16.55 WIB

Seseorang yang Selalu Mengaktifkan Mode Senyap Di Ponselnya Seringkali Memiliki 7 Kelebihan Ini pada Kepribadian Mereka

Ilustrasi, seseorang yang selalu mengaktifkan mode senyap di ponselnya. (Freepik/ freepik) - Image

Ilustrasi, seseorang yang selalu mengaktifkan mode senyap di ponselnya. (Freepik/ freepik)


JawaPos.com - Tidak sedang berada di perpustakaan atau tempat meditasi, namun orang ini memang memilih ponsel mereka selalu dalam mode senyap.

Sampai-sampai membuat Anda penasaran tentang bagaimana mereka hidup dalam kesunyian yang mungkin bagi Anda terasa menakutkan. Bagaimana mereka berinteraksi dan mengelola kehidupan sehari-hari mereka.

Dilansir JawaPos.com dari geediting pada Kamis (8/1), sebelum melangkah lebih lanjut, terlebih dahulu ketahui tujuh kelebihan yang dimiliki oleh seseorang yang selalu mengaktifkan mode senyap di ponselnya.

1. Memiliki Batasan yang Kuat

Mereka memahami batasan antara diri mereka dengan dunia luar. Mereka sadar bahwa ketersediaan yang terus-menerus bukanlah kebutuhan untuk dunia modern seperti saat ini.

Mengendalikan kapan dan bagaimana berinteraksi dengan membiarkan komunikasi masuk sama saja dengan menciptakan penghalang atau pelindung di sekitar ruang mental mereka.

Penetapan batasan yang kuat ini meluas, dibawa hingga ke ponsel mereka. Mereka sering menolak komitmen yang menguras energi atau meninggalkan percakapan yang berubah menjadi racun hingga mengecek pesan sesuai jadwal mereka, bukan jadwal orang lain.

Mereka melindungi energi pribadi seperti sumber daya terbatas.

2. Menghargai Fokus yang Mendalam

Selalu mengaktifkan mode senyap di ponsel sama saja memahami sesuatu yang penting tentang perhatian, karena setiap notifikasi, getaran, dan bunyi dapat mengganggu konsentrasi mereka.

Jadi, mereka lebih memilih untuk memprioritaskan perhatian yang berkelanjutan daripada konektivitas yang konstan. Memilih kedalaman daripada keluasan dalam pekerjaan dan hubungan mereka.

Lalu, ketika mereka hadir, maka kehadiran mereka sepenuhnya. Percakapan pun menjadi lebih dalam, karena mereka tidak lagi sibuk memikirkan teks yang masuk sembari mencoba mendengarkan Anda.

3. Memiliki Kesadaran Diri yang Tinggi

Perlu diketahui bahwa menjaga ponsel tetap dalam mode senyap membutuhkan pemahaman tentang kebutuhan dan pemicu diri sendiri. Maksudnya, mereka menyadari bagaimana rangsangan eksternal mampu memengaruhi suasana hati hingga produktivitas mereka.

Mereka melakukan identifikasi terhadap pola dalam perilaku mereka dan melakukan penyesuaian secara sadar. Tidak heran bila banyak dari mereka sangat sensitif dan memroses informasi sensorik lebih dalam dari orang lain.

Suara yang tiba-tiba dapat terasa mengganggu atau membuat sistem saraf mereka kewalahan. Jadi, mereka menggunakan wawasan ini tidak lain tidak bukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan mereka.

4. Mempraktikkan Hidup yang Disengaja

Selalu mengaktifkan mode senyap pada ponsel adalah pilihan yang disengaja tentang bagaimana perangkat tersebut cocok dalam kehidupan mereka dan menggunakan teknologi sebagai alat, bukan tuan.

Perilaku ini juga meluas ke area lain, seperti memilih barang dengan cermat, memilih aktivitas yang selaras dengan nilai-nilai pribadi, atau mengatur hari-hari berdasarkan hal-hal yang paling penting untuk mereka.

Mereka juga meyakini kalau setiap barang memiliki tujuan atau membawa kebahagiaan sejati. Ketiadaan suara notifikasi yang terus-menerus menciptakan ruang untuk hal-hal yang benar-benar penting.

Selain menonaktifkan dering, mereka juga mengelompokkan tugas-tugas serupa, menjadwalkan waktu khusus untuk memeriksa pesan dan email, dan menciptakan ritual serta rutinitas yang mendukung tujuannya daripada bereaksi terhadap tuntutan eksternal.

5. Memiliki Toleransi Rendah Terhadap Stimulasi yang Tidak Perlu

Kebisingan yang berlebihan membuat mereka lelah secara mental. Demikian juga dengan ruang yang ramai dan obrolan yang terus-menerus membuat energi mereka terkuras lebih cepat.

Oleh sebab itu, mereka lebih menyukai lingkungan yang tenang dimana mereka dapat berpikir jernih, termasuk mengaktifkan mode senyap di ponsel mereka.

Bukan antisosial, mereka hanya paham betul bahwa kualitas lebih penting daripada kuantitas dalam pengalaman sensorik mereka. Jadi, mereka lebih memilih rangsangan tersebut secara sengaja daripada membiarkannya datang secara acak.

6. Menunjukkan Lokus Kendali Internal yang Kuat

Menurut psikologi, ada dua jenis keyakinan kendali, yakni lokus eksternal yang berarti percaya bahwa hidup terjadi begitu saja dan lokus internal, yakni percaya bahwa Anda-ah yang membentuk keadaan Anda saat ini.

Mengaktifkan mode senyap di ponsel adalah salah satu tanda dari individu yang mengutamakan kendali internal mereka. Jadi, mereka bertanggung jawab mengelola perhatian dan waktu serta tidak menyalahkan teknologi atas gangguan yang dialaminya.

Mereka justru menciptakan sistem yang sesuai dengan temperamen dan tujuan mereka. Ini tercermin dari tindakan mereka, alih-alih merasa menjadi korban atas gangguang yang terus-menerus, mereka mengambil tindakan dengan menonaktifkan dering pada ponsel mereka.

Mereka menyesuaikan pengaturan, mengkomunikasikan batasan, dan merancang lingkungan mereka sendiri untuk mencapai kesuksesan.

7. Memprioritaskan Kehadiran daripada Kinerja

Menggunakan ponsel dengan mode senyap sering kali kurang peduli untuk terlihat sibuk atau penting. Mereka tidak butuh validasi dari pesan yang terus-menerus untuk merasa dihargai, karena Harga diri mereka berasal dari internal, bukan eksternal.

Jadi, mereka lebih memilih koneksi yang nyata daripada interaksi dangkal. Mereka juga memahami bahwa kehadiran yang tulus semakin langka dan karenanya semakin berharga.

Tentu, perilaku ini memengaruhi hubungan mereka, pasangan merasa didengarkan, anak-anak merasa diperhatikan, dan teman-teman merasa benar-benar didukung.

Tahukah, tidak adanya gangguan dari teknologi akan menciptakan ruang untuk koneksi manusia yang autentik.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore