Ilustrasi orang yang memperlakukan hewan peliharaan sebagai teman (Freepik)
JawaPos.com - Tidak semua orang memandang hewan peliharaan dengan cara yang sama. Ada yang menyebut anjing atau kucingnya sekadar “hewan”, tetapi ada juga yang memperkenalkannya sebagai “sahabat”. Perbedaan kecil ini ternyata mencerminkan karakter yang sangat besar.
Dikutip dari laman Global English Editing, Sabtu (10/01), psikologi menunjukkan bahwa orang yang memperlakukan hewan peliharaan sebagai teman hidup, bukan sekadar pajangan atau hiburan, cenderung memiliki kecerdasan emosional dan empati yang lebih tinggi.
Dari pengamatan dan riset psikologi, ada sembilan sifat khas yang biasanya berkembang pada tipe orang seperti ini.
Mereka mengerti bahwa kesetiaan bukan berarti tanpa salah. Sama seperti hewan peliharaan yang tetap setia meski kadang berulah, mereka pun setia kepada keluarga dan teman tanpa menuntut semuanya harus sempurna.
Mengurus hewan membutuhkan kesabaran luar biasa. Dari sinilah mereka belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses. Sifat ini terbawa ke hubungan sosial, membuat mereka lebih pengertian dan tidak mudah menghakimi.
Membersihkan kotoran, mengantar ke dokter hewan, atau mengubah jadwal demi peliharaan dilakukan tanpa berharap balasan. Kebiasaan ini membentuk pribadi yang tulus dalam memberi kepada orang lain.
Hewan tidak bisa berbicara, tapi pemilik yang dekat dengannya bisa membaca bahasa tubuh dan suasana hati. Kepekaan ini membuat mereka lebih mudah memahami emosi manusia di sekitarnya.
Memberi makan tepat waktu, mengajak berjalan, dan merawat kesehatan hewan melatih disiplin. Mereka menjadi sosok yang dapat diandalkan dalam pekerjaan maupun hubungan pribadi.
Berjalan santai bersama anjing atau duduk ditemani kucing bisa menjadi momen paling membahagiakan. Mereka tahu cara menikmati hidup tanpa perlu kemewahan berlebihan.
Hewan memiliki kepribadian dan batasannya sendiri. Orang yang memahaminya juga cenderung menghormati ruang dan kebutuhan orang lain tanpa ingin mengontrol.
Mereka terbiasa mengekspresikan cinta kepada hewan peliharaan, dan ini tercermin dalam hubungan sosial. Mereka hangat, mudah menunjukkan kepedulian, dan tidak takut terlihat lembut.
Mencintai hewan tidak mengurangi cinta pada manusia. Justru, kasih sayang kepada peliharaan memperluas kapasitas hati untuk mencintai lebih banyak orang.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
