Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2026, 03.50 WIB

Jika Anda Tidak Bisa Tidur dengan Piring Kotor di Wastafel, Kemungkinan Besar Anda Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tidak bisa tidur bila ada piring kotor di wastafel./Freepik/freepik - Image

seseorang yang tidak bisa tidur bila ada piring kotor di wastafel./Freepik/freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda berbaring di tempat tidur, mata sudah lelah, tubuh ingin beristirahat, tetapi pikiran terasa terusik hanya karena satu hal sepele: piring kotor yang masih menumpuk di wastafel?

Bagi sebagian orang, hal itu bukan masalah besar. Namun bagi sebagian lainnya, kondisi dapur yang belum rapi bisa terasa seperti “ganjalan” mental yang membuat tidur menjadi mustahil.

Menariknya, psikologi melihat kebiasaan kecil seperti ini bukan sekadar soal kebersihan. Di balik dorongan kuat untuk membereskan piring sebelum tidur, sering kali tersembunyi pola kepribadian tertentu yang cukup konsisten.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (14/1), jika Anda termasuk orang yang baru bisa benar-benar tenang setelah dapur bersih, kemungkinan besar Anda memiliki beberapa ciri kepribadian berikut ini.

1. Tingkat Conscientiousness yang Tinggi

Dalam psikologi kepribadian, conscientiousness merujuk pada sifat teliti, bertanggung jawab, dan terorganisir.

Orang dengan tingkat conscientiousness tinggi cenderung tidak nyaman dengan pekerjaan yang belum selesai, sekecil apa pun itu.

Piring kotor di wastafel bagi Anda bukan sekadar benda, melainkan simbol “tugas yang belum tuntas”.

Selama masih ada, otak akan terus mengingatkannya, sehingga sulit untuk benar-benar rileks. Membersihkannya sebelum tidur memberi rasa penutupan dan kontrol yang menenangkan.

2. Kebutuhan Akan Rasa Kendali

Psikologi juga menunjukkan bahwa sebagian orang memiliki kebutuhan lebih besar terhadap rasa kendali atas lingkungan mereka.

Ruang yang rapi membantu menciptakan ilusi keteraturan di tengah dunia yang sering kali terasa kacau.

Ketika dapur bersih sebelum tidur, Anda merasa hari itu berakhir dengan baik. Sebaliknya, piring kotor bisa memicu rasa tidak nyaman karena seolah ada sesuatu yang “di luar kendali”, meskipun secara objektif tampak sepele.

3. Sensitivitas Tinggi terhadap Stres Kecil

Tidak semua stres datang dari masalah besar. Bagi individu tertentu, stres mikro—seperti visual piring kotor, bau sisa makanan, atau bayangan pekerjaan esok pagi—bisa cukup mengganggu pikiran.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore