Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Januari 2026, 02.57 WIB

Memeriksa Apakah Kompor Sudah Mati Beberapa Kali Sebelum Pergi? Kemungkinan Anda Mengembangkan 7 Sifat Ini Menurut Psikologi

seseorang yang memeriksa kompor beberapa kali./Freepik/freelancerparvej - Image

seseorang yang memeriksa kompor beberapa kali./Freepik/freelancerparvej

JawaPos.com - Pernah mengalami momen seperti ini: Anda sudah melangkah keluar rumah, pintu hampir terkunci, lalu tiba-tiba muncul pikiran, “Kompor tadi sudah benar-benar mati, kan?” Akhirnya Anda kembali ke dapur, mengecek sekali lagi. Kadang bukan sekali—dua, tiga, bahkan lebih.

Banyak orang menganggap kebiasaan ini sepele atau sekadar “lebay”. Namun dalam psikologi, perilaku berulang seperti ini sering kali berkaitan dengan pola kepribadian tertentu. Menariknya, kebiasaan mengecek ulang tidak selalu berarti sesuatu yang negatif.

Justru, dalam batas tertentu, ia mencerminkan cara otak bekerja untuk melindungi diri, menghindari risiko, dan menciptakan rasa aman.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (16/1), menurut psikologi, jika Anda sering memeriksa apakah kompor sudah mati sebelum pergi, besar kemungkinan Anda memiliki atau sedang mengembangkan tujuh sifat berikut ini.

1. Tingkat Kehati-hatian yang Tinggi

Sifat paling jelas dari kebiasaan ini adalah kehati-hatian. Anda bukan tipe orang yang mudah berasumsi bahwa “semuanya pasti baik-baik saja”.

Otak Anda terbiasa memikirkan konsekuensi terburuk, seperti kebakaran atau kecelakaan rumah tangga.

Dalam psikologi, kehati-hatian ini sering dikaitkan dengan preventive thinking, yaitu kecenderungan untuk mencegah masalah sebelum benar-benar terjadi.

Orang dengan sifat ini biasanya lebih aman dalam banyak aspek kehidupan, meski kadang harus membayar harga berupa kecemasan kecil yang muncul berulang.

2. Rasa Tanggung Jawab yang Kuat

Mengecek kompor berkali-kali bukan hanya soal takut rumah terbakar, tetapi juga tentang rasa tanggung jawab.

Anda sadar bahwa satu kelalaian kecil bisa berdampak besar, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Psikologi kepribadian melihat ini sebagai tanda conscientiousness—sifat individu yang merasa bertanggung jawab atas tugas dan keputusan mereka.

Orang dengan sifat ini cenderung dapat diandalkan, teliti, dan serius dalam menjaga komitmen.

3. Sensitivitas terhadap Risiko dan Ketidakpastian

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore