
seseorang yang mandi di malam hari./Freepik/freepik
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, mandi malam hanyalah rutinitas sederhana sebelum tidur. Namun bagi yang lain, kebiasaan ini sering dianggap “tidak biasa”, bahkan kerap dikaitkan dengan mitos kesehatan atau gaya hidup tertentu.
Menariknya, dalam perspektif psikologi, kebiasaan mandi di malam hari bukan sekadar soal kebersihan tubuh.
Ia sering berkaitan dengan pola pikir, cara mengelola emosi, dan bagaimana seseorang memandang hidupnya sendiri.
Psikologi tidak melihat kebiasaan sehari-hari sebagai hal yang netral. Rutinitas kecil sering menjadi cermin dari cara seseorang berpikir, memproses stres, hingga mengambil keputusan.
Orang yang memilih mandi di malam hari—terutama secara konsisten—cenderung memiliki karakter mental yang khas.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (16/1), terdapat delapan cara berpikir yang kerap ditemukan pada mereka.
1. Lebih Reflektif dan Suka Merenung
Malam hari adalah waktu ketika dunia melambat. Tidak banyak distraksi, suara lebih senyap, dan pikiran punya ruang untuk berkelana.
Orang yang mandi di malam hari sering menggunakan momen ini sebagai waktu refleksi. Air yang mengalir menjadi “teman” untuk berpikir tentang hari yang telah berlalu—apa yang berhasil, apa yang gagal, dan apa yang perlu diperbaiki.
Dalam psikologi, kebiasaan refleksi ini menunjukkan kecenderungan introspektif. Mereka tidak sekadar menjalani hari, tetapi juga mengevaluasi diri secara rutin.
2. Mengutamakan Penutupan Emosional (Emotional Closure)
Bagi banyak orang, mandi malam bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga “membersihkan” emosi.
Orang dengan kebiasaan ini cenderung tidak suka membawa beban mental ke hari berikutnya. Mereka ingin menutup hari dengan perasaan lebih netral atau tenang.
Psikologi menyebut ini sebagai kebutuhan akan emotional closure—keinginan untuk menyelesaikan konflik batin sebelum beristirahat.
Pola pikir ini membuat mereka lebih siap menghadapi esok hari tanpa residu emosi yang mengganggu.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
