Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Januari 2026, 06.46 WIB

Jika Anda Merasa Terganggu Secara Tidak Rasional oleh Orang-Orang yang Berisik, Anda Kemungkinan Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang terganggu oleh orang-orang yang berisik./Freepik/EyeEm - Image

seseorang yang terganggu oleh orang-orang yang berisik./Freepik/EyeEm

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa sangat terganggu oleh suara-suara yang bagi orang lain terlihat sepele?

Obrolan keras di kafe, suara mengunyah, ketukan pulpen, atau tawa yang terlalu lantang—semuanya terasa menusuk emosi, bahkan membuat Anda ingin segera menjauh. Anehnya, Anda sadar bahwa reaksi tersebut tampak “berlebihan”, namun tetap sulit dikendalikan.

Psikologi modern menunjukkan bahwa respons seperti ini bukan semata soal sensitif berlebihan, melainkan bisa berkaitan erat dengan ciri kepribadian tertentu, cara otak memproses rangsangan, hingga kebutuhan emosional yang mendalam.

Orang yang mudah terganggu oleh kebisingan sering kali justru memiliki kualitas psikologis yang tidak dimiliki semua orang.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (17/1), jika Anda termasuk di antaranya, besar kemungkinan Anda memiliki beberapa dari 7 ciri kepribadian berikut ini.

1. Sensitivitas Sensorik yang Tinggi (Highly Sensitive Person)

Dalam psikologi, dikenal istilah Highly Sensitive Person (HSP)—individu dengan sistem saraf yang memproses rangsangan secara lebih mendalam. Bagi Anda, suara bukan sekadar bunyi, melainkan pengalaman penuh yang langsung masuk ke kesadaran.

Orang berisik tidak hanya “mengganggu”, tetapi membanjiri otak dengan stimulasi berlebih. Akibatnya, muncul kelelahan mental, iritasi emosional, hingga keinginan kuat untuk menarik diri. Ini bukan kelemahan, melainkan tanda bahwa otak Anda bekerja dengan tingkat detail yang tinggi.

2. Tingkat Empati yang Kuat

Anda mungkin termasuk orang yang sangat peka terhadap keberadaan orang lain. Suara keras terasa seperti pelanggaran batas, bukan hanya gangguan fisik.

Secara tidak sadar, Anda menangkap energi emosional di balik suara tersebut—apakah agresif, tidak peduli, atau mendominasi ruang.

Psikologi menyebutkan bahwa individu dengan empati tinggi cenderung lebih mudah lelah secara emosional, terutama di lingkungan yang ramai dan tidak terkendali. Kebisingan bagi Anda bukan netral, melainkan sarat makna sosial.

3. Kebutuhan Tinggi akan Kendali dan Keteraturan

Jika suara berisik membuat Anda gelisah, bisa jadi Anda memiliki kebutuhan psikologis yang kuat akan keteraturan. Bukan berarti Anda perfeksionis ekstrem, tetapi otak Anda bekerja optimal dalam lingkungan yang terstruktur dan dapat diprediksi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore