Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Januari 2026, 19.37 WIB

3 Strategi Penting Membangun Kekayaan Berkelanjutan ala The Richest Man in Babylon yang Relevan Sepanjang Zaman

Ilustrasi Strategi Penting Membangun Kekayaan Berkelanjutan (rawpixel.com/freepik) - Image

Ilustrasi Strategi Penting Membangun Kekayaan Berkelanjutan (rawpixel.com/freepik)

JawaPos.com - Banyak orang memiliki keinginan untuk hidup berkecukupan secara finansial, tetapi tidak sedikit yang merasa kebingungan saat harus memulai.

Keinginan menjadi kaya sering kali tidak diiringi dengan pemahaman yang tepat mengenai cara mengelola uang, menentukan prioritas, dan membangun kebiasaan keuangan yang sehat.

Akibatnya, penghasilan terus mengalir, namun kondisi keuangan tidak menunjukkan perkembangan berarti.

Salah satu karya klasik yang membahas fondasi kekayaan secara sederhana namun mendalam adalah The Richest Man in Babylon.

Buku ini menyajikan prinsip-prinsip keuangan yang bersifat universal, mudah diterapkan, dan tetap relevan di berbagai kondisi ekonomi.

Nilai utama dari buku ini bukan terletak pada teori rumit, melainkan pada kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami 3 pelajaran penting dari The Richest Man in Babylon yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dihimpun dari YouTube Waktu Berfikir.

Mulai dari cara mengelola penghasilan, prinsip investasi yang bijak, hingga pentingnya kesabaran dalam membangun kekayaan jangka panjang.

1. Membayar Diri Sendiri Terlebih Dahulu sebagai Fondasi Keuangan

Prinsip membayar diri sendiri terlebih dahulu merupakan kebiasaan dasar yang sering diabaikan.

Banyak orang mengalokasikan penghasilan untuk membayar tagihan, cicilan, dan kebutuhan konsumtif terlebih dahulu, lalu berharap ada sisa untuk ditabung.

Pada praktiknya, sisa tersebut hampir tidak pernah ada, sehingga tujuan keuangan jangka panjang terus tertunda.

The Richest Man in Babylon menekankan pentingnya menyisihkan minimal sepuluh persen dari penghasilan sejak awal.

Dana ini diperlakukan sebagai kewajiban utama sebelum pengeluaran lainnya.

Dengan pendekatan ini, Anda melatih diri untuk hidup sesuai kemampuan dan membangun cadangan keuangan yang dapat digunakan untuk investasi atau kebutuhan masa depan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore