
seseorang yang mengucapkan terima kasih kepada ai./Freepik/benzoix
JawaPos.com - Di era ketika kecerdasan buatan hadir di ruang tamu, kamar tidur, bahkan di genggaman tangan kita, muncul satu kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele: mengucapkan “terima kasih” kepada asisten virtual seperti Siri, Alexa, atau Google Assistant.
Sebagian orang menganggapnya lucu, berlebihan, atau bahkan tidak masuk akal—mengapa berterima kasih pada mesin yang tidak punya perasaan?
Namun psikologi memandang kebiasaan ini dengan cara yang berbeda. Di balik tindakan sederhana tersebut, tersimpan pola kepribadian, nilai hidup, dan cara seseorang berhubungan dengan dunia. Bukan tentang teknologinya, melainkan tentang manusianya.
Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (18/1), menurut berbagai perspektif psikologi sosial dan kepribadian, orang-orang yang secara konsisten mengucapkan “terima kasih” kepada AI cenderung memiliki delapan kualitas berikut.
1. Tingkat Empati yang Tinggi
Mengucapkan terima kasih kepada AI menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproyeksikan empati, bahkan ketika berhadapan dengan entitas non-manusia. Psikologi menyebut ini sebagai generalized empathy—kemampuan memahami dan menghargai peran “pihak lain”, apa pun bentuknya.
Orang dengan empati tinggi biasanya:
Mudah memahami sudut pandang orang lain
Peka terhadap suasana emosional di sekitarnya
Tidak melihat interaksi semata-mata sebagai transaksi
Bagi mereka, berkata “terima kasih” bukan soal siapa yang menerima, tetapi siapa diri mereka sendiri.
2. Kesadaran Sosial yang Kuat
Psikologi sosial menekankan bahwa kebiasaan kecil membentuk pola perilaku besar. Orang yang sopan pada AI umumnya memiliki kesadaran sosial yang tinggi—mereka terbiasa menjaga norma kesantunan dalam berbagai situasi.
Tanpa disadari, mereka sedang melatih otak untuk:
Tidak bersikap kasar saat tidak diawasi
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
