Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Januari 2026, 01.56 WIB

Orang yang Memiliki Harga Diri Tinggi Tidak Pernah Menjelaskan 10 Hal Ini kepada Siapa Pun Menurut Psikologi

seseorang yang memiliki harga diri tinggi./Freepik/wavebreakmedia_micro - Image

seseorang yang memiliki harga diri tinggi./Freepik/wavebreakmedia_micro

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengira bahwa orang yang percaya diri adalah mereka yang paling banyak bicara tentang diri sendiri—tentang pencapaian, prinsip hidup, atau bahkan luka batin yang pernah dialami.

Padahal, psikologi menunjukkan sesuatu yang justru berlawanan. Individu dengan harga diri tinggi (healthy self-esteem) tidak merasa perlu menjelaskan segalanya tentang dirinya kepada orang lain.

Bagi mereka, nilai diri bukanlah sesuatu yang harus dipertontonkan atau divalidasi terus-menerus. Mereka mengenal dirinya, menerima kekuatan dan kelemahan, serta merasa cukup tanpa perlu pengakuan berlebihan.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (25/1), ada beberapa hal yang hampir tidak pernah mereka jelaskan kepada siapa pun.

Berikut adalah sepuluh di antaranya.

1. Mereka Tidak Menjelaskan Mengapa Mereka Layak Dihormati

Orang dengan harga diri tinggi tidak sibuk menuntut penghormatan. Mereka juga tidak merasa perlu menjabarkan alasan kenapa orang lain harus menghargai mereka.

Dalam psikologi, ini disebut sebagai inner sense of worth — rasa berharga yang berasal dari dalam, bukan dari pengakuan luar.

Sikap mereka, batasan yang jelas, dan konsistensi perilaku sudah cukup menunjukkan nilai diri mereka tanpa perlu pidato panjang.

2. Mereka Tidak Merinci Semua Prestasi yang Pernah Diraih

Bukan karena tidak bangga, tetapi karena mereka tidak menggantungkan identitas pada pencapaian semata. Mereka tahu apa yang sudah mereka lakukan, dan itu cukup. Orang dengan harga diri rapuh sering menceritakan ulang keberhasilan untuk mendapatkan validasi. Sebaliknya, mereka yang sehat secara psikologis merasa tenang tanpa perlu pengakuan terus-menerus.

Prestasi bagi mereka adalah bagian dari perjalanan, bukan alat pembuktian diri.

3. Mereka Tidak Menjelaskan Mengapa Mereka Berhak Berkata “Tidak”

Banyak orang merasa harus memberi alasan panjang saat menolak sesuatu. Namun individu dengan harga diri tinggi memahami bahwa batasan pribadi tidak memerlukan pembelaan berlebihan. Mereka bisa berkata tidak tanpa drama, tanpa rasa bersalah, dan tanpa cerita panjang sebagai pembenaran.

Mereka tahu bahwa menjaga energi dan kesehatan mental adalah tanggung jawab pribadi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore