Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Februari 2026, 05.50 WIB

Kesalahan Terbesar yang Dilakukan Orang di Usia 60-an Bukanlah Finansial, Melainkan Mengabaikan 7 Sinyal Kehidupan Ini Menurut Psikologi

seseorang yang melakukan kesalahan di usia tua./Freepik/freepik - Image

seseorang yang melakukan kesalahan di usia tua./Freepik/freepik

JawaPos.com - Banyak orang berpikir bahwa kesalahan terbesar di usia 60-an adalah soal keuangan: tabungan kurang, investasi salah, atau pensiun yang tidak siap. Memang, aspek finansial penting.

Namun menurut psikologi perkembangan dan psikologi kehidupan (life-span psychology), kesalahan terbesar di usia ini justru bukan soal uang, melainkan mengabaikan sinyal-sinyal kehidupan yang sangat menentukan kualitas kebahagiaan, kesehatan mental, dan makna hidup di masa tua.

Usia 60-an adalah fase transisi besar: perubahan peran sosial, identitas, fisik, hubungan, dan makna hidup.

Jika sinyal-sinyal psikologis ini diabaikan, seseorang bisa mengalami kehampaan batin, depresi tersembunyi, kesepian kronis, dan kehilangan arah — meskipun secara finansial terlihat “aman”.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (5/2), terdapat 7 sinyal kehidupan yang sering diabaikan di usia 60-an menurut perspektif psikologi:

1. Kehilangan Rasa Bermakna (Loss of Meaning)

Banyak orang di usia 60-an mengalami pertanyaan batin seperti:

“Saya ini masih berguna untuk apa?”
“Apa arti hidup saya sekarang?”

Dalam psikologi eksistensial (Viktor Frankl), kehilangan makna hidup adalah sumber penderitaan terbesar manusia. Saat karier selesai dan anak-anak mandiri, banyak orang kehilangan identitas fungsional — identitas yang dulu dibangun dari peran (pekerja, orang tua aktif, pengambil keputusan).

Jika sinyal ini diabaikan, muncul:

Kehampaan emosional

Hidup terasa kosong

Kehilangan semangat bangun pagi

Perasaan “menunggu mati”

Padahal, usia 60-an seharusnya menjadi fase rekonstruksi makna, bukan akhir makna.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore