
seseorang yang tajam secara mental di usia tua./Freepik/freepik
JawaPos.com - Banyak orang menganggap penurunan daya ingat, fokus, dan kejernihan berpikir sebagai bagian yang tak terelakkan dari penuaan.
Padahal, psikologi modern dan neurosains menunjukkan bahwa penuaan otak bukan proses pasif, melainkan sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, kebiasaan berpikir, dan pola perilaku jangka panjang.
Penelitian psikologi kognitif menunjukkan bahwa orang-orang yang tetap tajam secara mental di usia 75 tahun ke atas bukan hanya beruntung secara genetik, tetapi secara sadar atau tidak telah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tertentu sejak usia 60-an—bahkan sebelumnya.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (8/2), terdapat 8 kebiasaan umum yang secara konsisten ditinggalkan oleh mereka yang tetap memiliki kejernihan mental, daya ingat kuat, dan fleksibilitas berpikir di usia lanjut.
1. Berhenti Mengisolasi Diri Secara Sosial
Perspektif psikologi
Kesepian kronis terbukti meningkatkan risiko penurunan kognitif, demensia, dan depresi. Otak manusia adalah otak sosial—ia berkembang melalui interaksi.
Kebiasaan yang ditinggalkan:
Menarik diri dari pergaulan
Menghindari komunitas
Hidup dalam rutinitas yang tertutup
Kebiasaan pengganti:
Aktif dalam komunitas
Menjaga pertemanan lintas usia
Diskusi, berbagi cerita, dan interaksi sosial rutin
Dampak psikologis: Interaksi sosial menstimulasi memori, bahasa, empati, dan fungsi eksekutif otak.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
