Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Februari 2026, 20.34 WIB

10 Frasa yang Sering Salah Digunakan dan Diam-diam Membentuk Penilaian Orang Lain, Tanpa Disadari Bisa Menurunkan Kesan Kecerdasan Anda

Sepuluh Frasa yang Sering Salah Digunakan dan Diam-Diam Membentuk Penilaian Orang Lain (Krakenimages /Shutterstock)

JawaPos.com - Setiap orang pernah terpeleset dalam berbahasa. Salah ucap, salah tulis, atau mencampuradukkan makna adalah hal yang manusiawi, bahkan bagi mereka yang berpendidikan tinggi.

Namun dalam interaksi sosial, terutama di ruang profesional dan percakapan publik, bahasa sering kali menjadi cermin pertama yang digunakan orang lain untuk menilai kecerdasan seseorang.

Bukan karena ukuran intelektual hanya ditentukan oleh kata-kata, melainkan karena kecerdasan verbal-linguistik masih dianggap sebagai indikator paling mudah diamati.

Fenomena ini dibahas secara mendalam dalam ulasan bahasa dan psikologi komunikasi yang dimuat oleh YourTango, ditulis oleh Alexandra Blogier.

 Artikel tersebut menyoroti sepuluh frasa yang kerap disalahgunakan, dan tanpa disadari dapat membuat seseorang dianggap kurang cerdas oleh orang lain, meskipun anggapan tersebut belum tentu adil.

Berikut ulasan lengkapnya.

1. “Aku tidak peduli”

Banyak orang mengucapkan padanan frasa “I could care less”, padahal secara logika makna yang tepat adalah “I couldn’t care less”.

Versi pertama justru menyiratkan bahwa masih ada sedikit kepedulian.

Meski kamus modern menerima keduanya sebagai penggunaan umum, versi yang salah kerap menimbulkan kesan kurang teliti dalam berpikir.

2. “Sama saja”

Ungkapan yang sering meleset adalah penggunaan padanan “one in the same”, padahal yang benar adalah “one and the same”.

Kesalahan ini termasuk jenis eggcorn, yaitu salah dengar yang terdengar masuk akal, tetapi tetap dianggap keliru secara linguistik dan historis.

3. “Berusaha sebaik mungkin”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore