seseorang yang memiliki energi luar biasa di usia tua./Freepik/pressfoto
Namun faktanya, ada banyak lansia yang tetap bugar, aktif, produktif, bahkan terlihat lebih bersemangat dibandingkan orang yang jauh lebih muda.
Dari sudut pandang psikologi, energi tinggi di usia tua bukan sekadar faktor fisik — tetapi juga hasil dari kebiasaan mental dan rutinitas yang konsisten.
Dilansir dari Silicon Canals pada Rabu (25/2), terdapat tujuh kebiasaan yang sering dilakukan orang-orang berenergi luar biasa tinggi sebelum jam 9 pagi menurut penelitian psikologi dan ilmu perilaku.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces Jumat, 27 Februari 2026: Tekanan Kerja dan Masalah Keuangan Datang Bersamaan
1. Bangun Pagi dengan Tujuan yang Jelas
Orang-orang yang tetap energik di usia tua biasanya tidak bangun dengan perasaan “kosong”. Mereka memiliki alasan untuk bangun.
Dalam psikologi, konsep ini sering dikaitkan dengan makna hidup atau purpose in life. Psikiater Austria Viktor Frankl dalam bukunya Man's Search for Meaning menjelaskan bahwa manusia yang memiliki makna hidup cenderung memiliki daya tahan mental dan vitalitas yang lebih kuat.
Sebelum jam 9 pagi, mereka sudah:
Menentukan aktivitas hari itu
Memiliki target kecil yang ingin dicapai
Merasa dibutuhkan atau memiliki kontribusi
Tujuan sederhana seperti berkebun, berolahraga, menulis, atau mengasuh cucu bisa menjadi sumber energi psikologis yang besar.
Baca Juga: PDIP Kritik Indonesia Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR: Kasihan Masyarakat Terjebak Pro-Kontra
2. Menggerakkan Tubuh Secara Konsisten
Secara psikologis, aktivitas fisik meningkatkan produksi dopamin, serotonin, dan endorfin — hormon yang berperan dalam perasaan bahagia dan berenergi.
Banyak lansia yang tetap energik sudah berjalan kaki, melakukan peregangan, yoga ringan, atau senam pagi sebelum jam 9.
Penelitian dalam psikologi kesehatan menunjukkan bahwa rutinitas fisik pagi hari:
Meningkatkan fungsi kognitif
Mengurangi stres
Membantu regulasi emosi sepanjang hari
Energi mental dan energi fisik saling memengaruhi.
3. Tidak Langsung Terpapar Berita Negatif
Orang dengan energi tinggi jarang memulai hari dengan media sosial atau berita penuh konflik.
Secara psikologis, paparan informasi negatif di pagi hari dapat meningkatkan kortisol (hormon stres) yang berdampak pada suasana hati dan stamina mental.
Mereka biasanya:
Membaca buku
Mendengarkan musik
Berdoa atau meditasi
Menulis jurnal
Ini menciptakan “filter mental” sebelum dunia luar masuk.
4. Mempraktikkan Syukur Secara Sadar
Psikologi positif yang dipelopori oleh Martin Seligman menekankan bahwa rasa syukur adalah salah satu pilar kesejahteraan mental.
Orang-orang berenergi tinggi di usia tua sering:
Mengingat hal-hal yang masih mereka miliki
Fokus pada hal yang berjalan baik
Tidak terlalu terpaku pada keterbatasan fisik
Latihan syukur sederhana di pagi hari terbukti meningkatkan optimisme dan vitalitas.
5. Menjaga Rutinitas yang Stabil
Otak menyukai prediktabilitas. Dalam teori kebiasaan, rutinitas membantu menghemat energi kognitif.
Lansia yang energik biasanya:
Bangun di jam yang sama
Sarapan dengan pola teratur
Memiliki ritual pagi yang konsisten
Rutinitas menciptakan rasa kontrol dan stabilitas psikologis, yang sangat penting di usia lanjut.
6. Berinteraksi Sosial Sejak Pagi
Manusia adalah makhluk sosial. Bahkan percakapan singkat dapat meningkatkan hormon oksitosin yang berhubungan dengan rasa koneksi dan kebahagiaan.
Banyak lansia energik:
Mengobrol dengan pasangan
Menyapa tetangga saat jalan pagi
Mengirim pesan kepada teman
Penelitian dari Harvard University melalui studi panjang tentang kebahagiaan menunjukkan bahwa hubungan sosial yang hangat adalah salah satu prediktor utama kualitas hidup jangka panjang.
7. Melatih Pikiran untuk Tetap Aktif
Energi bukan hanya tentang tubuh, tetapi juga stimulasi mental.
Orang-orang berenergi tinggi sering melakukan aktivitas kognitif sebelum jam 9 pagi seperti:
Membaca buku
Mengerjakan teka-teki
Belajar hal baru
Menulis
Konsep growth mindset yang dipopulerkan oleh Carol Dweck menjelaskan bahwa individu yang percaya dirinya masih bisa berkembang cenderung lebih aktif secara mental dan lebih bersemangat menjalani hidup.
Kesimpulan
Energi luar biasa tinggi di usia tua bukanlah kebetulan atau semata-mata faktor genetik. Psikologi menunjukkan bahwa kombinasi makna hidup, gerak fisik, regulasi emosi, rasa syukur, hubungan sosial, dan stimulasi mental memainkan peran besar.
Yang menarik, semua kebiasaan ini dilakukan sebelum jam 9 pagi — saat fondasi mental untuk satu hari penuh sedang dibangun.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
