
Ilustrasi Seseorang Terkena GERD. (Freepik)
JawaPos.com – Pernahkah kamu merasakan dada terasa panas atau tenggorokan seperti terbakar setelah makan, padahal kamu tidak mengkonsumsi makanan pedas? Atau tiba-tiba merasa mual dan perut penuh gas setelah menikmati camilan sore seperti gorengan, kopi, atau sepotong roti manis?
Banyak orang mengira gejala seperti itu hanya “masuk angin” atau akibat makan terlalu cepat. Namun, kenyataannya bisa jadi itu tanda-tanda Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) naiknya asam lambung ke kerongkongan.
GERD merupakan salah satu gangguan pencernaan paling umum di dunia. Menurut studi dalam Journal of Neurogastroenterology and Motility, sekitar 10–20% populasi global mengalami gejala GERD setiap minggu.
Di Indonesia sendiri, kasusnya semakin sering dijumpai seiring perubahan pola makan modern. di antaranya makan dengan porsi besar, makanan cepat saji, dan konsumsi minuman tinggi kafein yang menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Menariknya, banyak penderita GERD yang sudah berusaha menghindari “makanan berisiko” seperti sambal, jeruk, atau kopi, tetapi tetap mengalami keluhan yang sama. Ini karena tidak semua pemicu GERD terasa ekstrem di lidah, beberapa justru tersembunyi dalam makanan yang tampak aman dan biasa dikonsumsi setiap hari.
Menurut Cleveland Clinic, faktor makanan memiliki pengaruh besar terhadap keseimbangan tekanan di sfingter esofagus bagian bawah, yaitu katup yang memisahkan lambung dan kerongkongan. Jika katup ini melemah atau terlalu sering terbuka, asam lambung dapat naik dan mengiritasi dinding kerongkongan. Pola makan, jenis makanan, bahkan waktu makan, dapat menjadi salah satu pemicu untuk memperburuk kondisi ini.
Untuk itu, memahami makanan-makanan yang diam-diam bisa memicu naiknya asam lambung adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Berdasarkan hasil penelitian dan panduan dari Medical News Today, Cleveland Clinic, serta studi klinis dari PMC (PubMed Central), berikut penjelasan lebih lanjut tentang makanan pemicu GERD yang sering kali tidak disadari.
Makanan Pemicu GERD yang Sering Terabaikan
Banyak orang mengaitkan GERD dengan makanan pedas atau asam, padahal penelitian menunjukkan bahwa pemicu asam lambung tidak selalu berasal dari rasa tajam. Dalam studi oleh Choe dkk. (2017) yang dimuat di Journal of Neurogastroenterology and Motility, makanan berlemak, digoreng, dan berbumbu pekat memiliki hubungan yang signifikan dengan munculnya gejala refluks.
Makanan berlemak seperti daging olahan, gorengan, atau saus krim dapat memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga asam lambung bertahan lebih lama dan memberi tekanan ke arah kerongkongan. Selain itu, makanan seperti roti putih, tepung olahan, serta makanan cepat saji juga dapat memicu refluks pada beberapa orang karena meningkatkan tekanan intra-abdomen setelah makan.
Sementara itu, minuman berkarbonasi, alkohol, dan kopi masih menjadi faktor klasik yang memperburuk gejala karena menurunkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah. Akibatnya, katup yang seharusnya menahan isi lambung tetap tertutup menjadi lebih mudah terbuka.
Yang menarik, Medical News Today menyoroti bahwa beberapa makanan yang kerap dianggap “sehat”, seperti tomat, bawang, dan cokelat, juga bisa memperburuk gejala bagi individu tertentu terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau dalam kondisi perut kosong.
Tidak hanya apa yang dimakan, tetapi bagaimana cara makan juga berperan besar dalam munculnya gejala GERD. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa makan dalam porsi besar atau terlalu cepat dapat menyebabkan tekanan berlebih pada lambung. Begitu pula dengan kebiasaan langsung berbaring setelah makan, yang membuat gravitasi tidak lagi membantu menjaga posisi isi lambung tetap di bawah.
Faktor gaya hidup seperti obesitas, kebiasaan merokok, dan stres kronis juga terbukti memperparah gejala GERD. Stres dapat meningkatkan sensitivitas terhadap asam lambung, sementara kelebihan berat badan menekan perut dan mendorong isi lambung naik ke kerongkongan.
Strategi Mengelola GERD Lewat Pola Makan
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
