Ilustrasi jamu beras kencur
JawaPos.com - Jamu merupakan warisan minuman herbal tradisional Indonesia yang sudah melegenda dan dipercaya kaya akan khasiat kesehatan. Di antara sekian banyak jenis jamu yang ada, jamu beras kencur adalah salah satu varian yang paling populer dan disukai banyak orang.
Sesuai dengan namanya, jamu tradisional ini terbuat dari perpaduan unik antara rendaman beras dan rimpang kencur yang dihaluskan bersama. Gabungan kedua bahan alami inilah yang menghasilkan segudang manfaat jamu beras kencur yang luar biasa bagi tubuh Anda.
Menurut Alodokter.com, beras mengandung kalsium, fosfor, kalium, serta beberapa vitamin yang penting bagi tubuh. Sementara itu, rimpang kencur mengandung flavonoid, kalium, fosfor, magnesium, zat besi, mangan, dan zinc (seng).
Dikutip dari Klikdokter.com, minuman ini terasa manis, segar, dan bertekstur halus di lidah karena sisa ampasnya yang tersaring sedikit. Rasanya yang tidak pahit, berbeda dengan jamu lainnya, membuat jamu beras kencur disukai oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak.
Lalu, apa saja sih kandungan dan khasiat jamu beras kencur yang sayang untuk dilewatkan? Simak ulasan lengkap berikut ini!
Khasiat utama jamu beras kencur adalah membantu menenangkan sistem pencernaan. Kencur mengandung senyawa antispasmodik (melemaskan otot perut) dan antiradang yang efektif meredakan gejala maag, seperti mual, muntah, dan perut kembung.
Jamu ini juga ampuh meredakan gejala flu ringan, terutama batuk berdahak dan hidung tersumbat. Kandungan antiseptik dan antimukolitik (pengencer dahak) di dalamnya dapat membantu mengatasi peradangan dan mengurangi kekentalan lendir di tenggorokan, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan.
Jamu beras kencur kaya akan senyawa flavonoid. Senyawa ini bersifat antioksidan yang berperan penting dalam melawan radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan rutin meminumnya, Anda dipercaya tidak akan mudah terserang berbagai penyakit.
Kandungan antioksidan dalam beras kencur juga bermanfaat untuk sistem kardiovaskular. Antioksidan ini melindungi jantung dan pembuluh darah dari kerusakan oksidatif, sehingga membantu menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Jamu beras kencur dipercaya mampu membantu menjaga kadar gula darah tetap normal. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa jamu ini dapat membantu mengurangi resistensi hormon insulin di dalam tubuh, sehingga berpotensi mencegah dan mengatasi komplikasi diabetes melitus.
Bagi kaum wanita, jamu beras kencur sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan pemulihan luka setelah persalinan. Kandungan senyawa fenolik bertindak sebagai antioksidan yang mempercepat perbaikan sel-sel tubuh yang rusak. Selain itu, jamu ini juga membantu mengurangi nyeri dan pegal otot setelah proses mengejan.
Jika si kecil sulit makan, mencoba memberikan jamu beras kencur bisa menjadi solusi tradisional. Konsumsi jamu ini secara rutin dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak. Namun, jangan lupakan kreasi menu makanan dan konsistensi waktu makan untuk memastikan asupan gizi anak terpenuhi, ya!
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
