Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 November 2025, 16.07 WIB

Pernah Mengalami Tubuh Memar saat Bangun Tidur? Ketahui Penyebabnya serta Cara Mengatasinya

Ilustrasi bagian tubuh yang mengalami memar ketika bangun tidur. (halodoc) - Image

Ilustrasi bagian tubuh yang mengalami memar ketika bangun tidur. (halodoc)

JawaPos.com - Memar atau lebam adalah kondisi ketika kulit berubah warna menjadi kebiruan, keunguan atau kehijauan akibat pecahnya pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah permukaan kulit. Hal ini biasanya terjadi akibat benturan kuat yang menyebabkan darah keluar dari pembuluh tetapi terperangkap di jaringan sekitar.

Meskipun terlihat mencolok, memar umumnya bukan kondisi berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Pada sebagian orang, memar juga dapat terjadi ketika mereka baru saja bangun tidur. Kondisi ini terkadang membingungkan dan tak sedikit orang yang mengaitkannya dengan hal mistis.

Penyebab Tubuh Memar Selain Benturan

Terdapat beberapa alasan yang dapat menyebabkan munculnya memar di tubuh meskipun kamu tidak merasa terbentur. Dikutip dari Halodoc, kondisi ini umumnya menandakan bahwa tubuh sedang tidak dalam keadaan sehat, sebaiknya berikan waktu lebih untuk tubuh beristirahat.

Selain itu, penyebab lainnya adalah tubuh kekurangan vitamin B12 dan folat, sehingga mengganggu pembentukan sel darah merah dan akibatnya tubuh lebih mudah memar. Vitamin K juga berfungsi dalam proses pembekuan darah, sehingga kekurangannya dapat membuat kulit tampak membiru saat pembuluh darah pecah.

Faktor usia atau penuaan juga menyebabkan seseorang cenderung lebih mudah mengalami memar meski tanpa benturan. Hal ini terjadi karena kulit menipis dan menjadi lebih pucat akibat proses penuaan, serta perubahan pada lapisan dermis yang membuat pembuluh darah lebih rapuh.

Cara Mengatasi Bagian Tubuh yang Memar

Dikutip dari Alodokter, cara mudah untuk meredakannya yaitu mengompres area yang memar dengan es selama 10-15 menit. Ulangi cara tersebut setiap 2-4 jam, langkah ini bertujuan untuk membantu menghentikan pendarahan serta mengurangi pembengkakan.

Jika memar masih terlihat setelah tiga hari, lanjutkan dengan kompres air hangat mulai hari keempat hingga memar benar-benar menghilang. Memar biasanya disertai rasa nyeri yang muncul akibat kerusakan jaringan di area yang tersebut.

Memar yang timbul setelah bangun tidur kemungkinan besar disebabkan oleh benturan saat tidur yang tidak disadari. Setiap gerakan di area tersebut dapat memicu rasa sakit, untuk meredakannya kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Biasanya, memar akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-3 minggu. Jika ingin memastikan kondisi memar tersebut, kamu dapat berkonsultasi langsung dengan dokter dan pemeriksaan rontgen bisa dilakukan bila dianggap perlu. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore