Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 November 2025, 06.19 WIB

Peserta Asuransi Keluhkan Penanganan RS Lambat, Perlu Digitalisasi untuk Percepatan Layanan

Ilustrasi asuransi kesehatan. (Moneycontrol) - Image

Ilustrasi asuransi kesehatan. (Moneycontrol)

JawaPos.com - Kebutuhan mendesak peserta asuransi kesehatan saat ini adalah terkait masih banyaknya keluhan soal lambatnya respons rumah sakit dalam menangani pasien. 

Penanganan mulai dari pendaftaran hingga setelah pengobatan menjadi masalah peserta asuransi di tengah kondisi mental yang tak baik karena tengah menderita sakit.

Hasil survei terhadap peserta asuransi kesehatan menunjukkan bahwa canggihnya alat kesehatan tak lagi cukup bagi para peserta asuransi kesehatan.

"Medical service itself is not enough anymore. Sehingga dibutuhkanlah yang paling utama, yang dilihat adalah prompt service. Servis yang cepat," ujar Operation Director Asuransi Astra Hendry Yoga di Jakarta pada Rabu (12/11). 

Hendry menegaskan, pelayanan yang cepat dan baik dari rumah sakit terhadap pasienmerupakan hal urgent. Karena para pasien sejak sebelum datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan membutuhkan penanganan secepatnya.

"Kebayang kan orang datang dalam kondisi sakit, datang ke rumah sakit, tapi di rumah sakitnya lama. Jadi bukannya tambah sembuh, malah tambah sakit," ungkapnya. "Jadi prompt service tiba-tiba menjadi kunci utama," imbuh Hendry.

Di dunia asuransi kesehatan sendiri, ia menjelaskan ada beberapa stakeholder yang mesti berperan dalam mengatasi masalah lambatnya penanganan di rumah sakit.

Pihak asuransi tak dapat langsung menangani masalah peserta, karena itu merupakan masalah rumah sakit.

Dengan begitu, digitalisasi pelayanan dianggap menjadi jawaban agar kecepatan pelayanan terhadap pasien anggota asuransi dapat tercapai. 

Untuk itu, Asuransi Astra melalui Garda Medika kini meluncurkan layanan Express Discharge. Layanan ini bisa mempersingkat waktu yang dihabiskan peserta asuransi ketika berobat ke rumah sakit.

Sehingga peserta asuransi bisa lebih fokus untuk berobat tanpa perlu khawatir soal pengurusan klaim asuransinya.

Menurut Hendry, layanan itu membuat manajemen rumah sakit dapat lebih mudah berkomunikasi dengan pihak asuransi untuk mengeklaim asuransi peserta melalui aplikasi, tanpa perlu melakukan sambungan telepon.

"Tinggal masuk ke aplikasi itu, semua data bisa diinput di situ dan portofolio didapat instan di situ," ucap Hendry.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore