
ilustrasi Susu Mana yang Paling Sehat: Sapi, Kedelai, Almond, atau Oat? Begini Penjelasan Lengkap dari Dokter / freepik
JawaPos.com - Susu telah lama dikenal sebagai sumber kalsium dan protein penting bagi tubuh. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidak semua jenis susu memberikan dampak yang sama terhadap kesehatan jantung.
Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi besar di Swedia menemukan perbedaan mencolok antara konsumsi susu fermentasi dan nonfermentasi, terutama pada wanita, yang memicu perhatian para ahli gizi dan kardiolog.
Perbedaan Antara Susu Fermentasi dan Nonfermentasi
Susu fermentasi, atau yang sering disebut susu kultur, diolah melalui proses penambahan bakteri baik, ragi, atau asam yang memberi manfaat bagi sistem pencernaan. Sementara itu, susu nonfermentasi adalah susu biasa yang tidak mengalami proses tersebut.
Dilansir melalui Medical News Today, konsumsi susu nonfermentasi dalam jumlah tinggi berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung iskemik dan serangan jantung pada wanita, sedangkan pada pria, efek serupa tidak ditemukan.
Penelitian yang melibatkan sekitar 100.000 pria dan wanita di Swedia ini meneliti bagaimana konsumsi susu memengaruhi protein kardiometabolik dalam tubuh. Pola protein tersebut digunakan dokter untuk menilai tingkat risiko seseorang terhadap penyakit kardiovaskular.
Studi ini dipimpin oleh Prof. Karl Michaëlsson, MD, PhD, dari Departemen Ilmu Bedah, Universitas Uppsala, Swedia. Para peneliti menganalisis dua studi jangka panjang yang menelusuri pola makan dan gaya hidup peserta selama beberapa dekade.
Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih dari 300 mililiter susu nonfermentasi setiap hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung iskemik dan serangan jantung. Sebaliknya, produk susu fermentasi seperti yogurt dan susu asam tidak menunjukkan hubungan dengan peningkatan risiko tersebut.
Penemuan menarik ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah BMC Medicine dan kini menjadi bahan diskusi di kalangan pakar kesehatan jantung di seluruh dunia.
Dampak Susu terhadap Kesehatan Kardiovaskular
Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2022, lebih dari 700.000 orang meninggal akibat penyakit ini di Amerika Serikat. Meskipun lebih banyak pria yang menderita penyakit jantung, angka kematian akibatnya justru lebih tinggi pada wanita.
Faktor penyebab penyakit jantung sangat beragam, mulai dari genetik, pola makan, gaya hidup, hingga kebiasaan seperti merokok dan mengonsumsi alkohol. Penelitian di Swedia ini berupaya memahami bagaimana konsumsi susu dapat berperan dalam risiko penyakit jantung, mengingat susu juga dikenal memiliki manfaat seperti kandungan vitamin D dan protein.
Para peneliti menggunakan dua kelompok data besar, Swedish Mammography Cohort (SMC) dan Cohort of Swedish Men (COSM). Kedua kelompok ini mencatat pola konsumsi makanan dan minuman, indeks massa tubuh, serta kejadian penyakit jantung dan serangan jantung selama bertahun-tahun.
Beberapa peserta juga memberikan sampel plasma darah yang kemudian dianalisis untuk memeriksa pola protein (proteomik), yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung iskemik. Melalui laporan konsumsi harian, peserta menjelaskan seberapa sering mereka mengonsumsi susu, jenisnya, serta jumlah yang diminum.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
