
Teh Hijau Hangat. (Freepik)
JawaPos.com – Di tengah rutinitas yang padat, secangkir teh hijau bisa jadi pilihan untuk teman saat menenangkan pikiran. Rasanya yang lembut, aromanya menenangkan, dan efeknya dapat menyegarkan tubuh dari dalam. Tapi tahukah kamu, dibalik ciri khas warna hijaunya, tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan tubuh.
Teh hijau sendiri telah dikenal selama ribuan tahun sebagai minuman penyembuh yang kaya antioksidan. Bukan hanya sekedar minuman hangat, tapi juga bisa membantu menjaga kesehatan tubuh, pikiran, hingga memperlambat penuaan. Tak heran, minuman berbahan dasar daun tumbuhan Camellia sinensis ini telah menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup sehat di berbagai belahan dunia, mulai dari Jepang, Tiongkok, hingga Eropa dan Amerika.
Kandungan Utama dalam Teh Hijau
Mengutip Healthline, teh hijau mengandung sejenis polifenol bernama katekin, yaitu antioksidan kuat yang membantu mencegah kerusakan sel sekaligus memberikan berbagai manfaat kesehatan. Jenis katekin yang paling dikenal dan melimpah dalam teh hijau adalah epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yaitu senyawa yang telah banyak diteliti karena perannya dalam mendukung fungsi tubuh, menjaga metabolisme, hingga membantu mencegah penyakit kronis.
Sementara itu, menurut Alodokter, dalam setiap 100 gram teh hijau terkandung beragam nutrisi penting, seperti:
Kandungan kafein inilah yang menjadikan teh hijau alternatif sehat bagi penikmat kopi, karena sama-sama mampu memberikan dorongan energi ringan tanpa efek gelisah berlebih. Tak hanya itu, teh hijau juga mengandung vitamin B dan vitamin C, serta berbagai senyawa aktif bersifat antioksidan, antiradang, dan antikanker yang bekerja melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
3 Manfaat Utama Teh Hijau untuk Kesehatan
1. Membantu Menurunkan Berat Badan
Salah satu manfaat teh hijau yang paling populer adalah kemampuannya dalam membantu proses penurunan berat badan. Menurut Hello Sehat, kandungan utama teh hijau yang berperan di sini adalah katekin, sejenis antioksidan alami yang dapat mempercepat metabolisme tubuh. Senyawa ini membantu memecah lemak berlebih, sehingga tubuh dapat membakar kalori dengan lebih efisien.Itulah sebabnya teh hijau sering dikaitkan dengan upaya menurunkan berat badan sekaligus menurunkan risiko diabetes tipe 2, terutama pada individu yang mengalami kelebihan berat badan.
Penjelasan ini sejalan dengan temuan dari Alodokter, yang menyebutkan bahwa teh hijau memang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran lemak terutama di area perut. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, konsumsi teh hijau sebaiknya dibarengi dengan olahraga teratur, pola makan seimbang, dan kebiasaan makan yang lebih sehat.
Sementara itu, penelitian yang dikutip oleh Healthline pada tahun 2022 menunjukkan bahwa orang yang minum empat cangkir teh hijau atau lebih setiap hari memiliki kemungkinan 44% lebih rendah mengalami obesitas perut, meski efek ini lebih signifikan pada wanita.
Meski demikian, studi lain menunjukkan hasil yang beragam, terutama karena teh hijau tidak secara langsung memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Artinya, teh hijau memang dapat mendukung proses penurunan berat badan, walaupun bukan sebagai faktor tunggal yang menentukan hasil akhirnya.
2. Melindungi Tubuh dari Risiko Kanker
Selain dikenal karena kandungan antioksidannya yang tinggi, teh hijau juga kerap dikaitkan dengan kemampuannya dalam membantu mencegah perkembangan sel kanker. Mengutip Alodokter, teh hijau mengandung polifenol, yaitu senyawa antioksidan yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker kulit, paru-paru, lambung, dan payudara. Senyawa ini bekerja dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu mutasi DNA dan pembentukan sel abnormal.
Hello Sehat juga menambahkan bahwa senyawa-senyawa tersebut memiliki potensi untuk membunuh sel kanker pada payudara, paru-paru, dan usus, tanpa merusak sel normal di sekitarnya. Mekanisme ini membuat teh hijau dianggap berperan sebagai pelindung alami yang membantu menjaga keseimbangan dan regenerasi sel dalam tubuh.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
