dr. Dwita Rian Desandri.(IG/DwitaDEsandri).
JawaPos.com - Nama dr. Dwita Rian Desandri mendadak menjadi sorotan publik, usai disebut “bodoh” oleh seorang netizen, di media sosial X. Padahal, dokter yang viral karena pernyataannya soal GERD dan penyakit jantung itu merupakan sosok dengan rekam jejak akademik dan profesional yang mentereng di dunia kardiologi Indonesia.
dr. Dwita Rian Desandri, Sp.JP, adalah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang aktif memberikan layanan konsultasi kardiovaskular. Ia dikenal vokal meluruskan berbagai miskonsepsi medis di ruang publik, termasuk soal anggapan keliru yang mengaitkan GERD dengan serangan jantung mendadak.
Dari sisi pendidikan, dr. Dwita menamatkan studi Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), salah satu institusi pendidikan kedokteran paling bergengsi di Tanah Air. Ia juga tercatat sebagai anggota aktif Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).
Tak berhenti di situ, dr. Dwita memperdalam keilmuannya di bidang kedokteran olahraga. Ia baru saja menyelesaikan pendidikan sport medicine di Saint George University of London, Inggris. Dari pendidikan tersebut, dr. Dwita resmi menyandang status sebagai dokter sport cardiology tersertifikasi.
Menariknya, hingga saat ini dr. Dwita Rian Desandri disebut sebagai satu-satunya dokter di Indonesia yang telah mengantongi sertifikasi sport cardiologist. Bidang ini secara khusus menangani kesehatan jantung pada atlet maupun individu dengan aktivitas fisik intens, termasuk pencegahan gangguan irama jantung dan risiko kardiovaskular saat olahraga.
Dalam praktik klinis, dr. Dwita juga berkiprah sebagai dokter di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJD) Harapan Kita, Jakarta. Rumah sakit tersebut dikenal sebagai pusat rujukan nasional untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Viralnya tudingan netizen terhadap dr. Dwita justru membuka mata publik soal pentingnya memahami latar belakang dan kompetensi tenaga medis sebelum melontarkan penilaian. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa informasi kesehatan sebaiknya disikapi berdasarkan keilmuan dan otoritas yang jelas, bukan asumsi atau opini pribadi di media sosial.
Sebelumnya, Pernyataan seorang dokter sport kardiologi yang menegaskan bahwa GERD atau asam lambung naik tidak menyebabkan sakit jantung maupun kematian mendadak viral di media sosial X. Alih-alih memicu diskusi sehat, unggahan tersebut justru menuai hujatan dari warganet, bahkan sang dokter sempat dikatai “bodoh” oleh salah satu akun.
Mulanya, cuitan itu diunggah akun Dwita Rian Desandri (@wita_desandri). Dalam unggahannya, dr. Dwita menulis bahwa penyakit GERD tidak akan menyebabkan penyakit jantung.
"GERD gak bikin henti jantung mendadak. Jauh banget. Biar organnya nempel atas bawah cuma dibatesin otot diafragma," tulisnya.
Unggahan tersebut langsung meledak dengan jutaan tayangan dan ribuan interaksi karena berhubungan dengan isu kematian influencer Lula Lahfah.
Namun, di kolom balasan, muncul komentar dari akun @nrsbniaa yang menyebut pernyataan tersebut sebagai kebodohan.
"Kok ad org sebodoh ini," tulis komentar tersebut.
Komentar singkat bernada merendahkan itu akhirnyamemicu reaksi keras dari dr. Tirta Mandira Hudhi yang kemudian mengunggah video klarifikasi dengan nada tegas dan emosional.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
