
Ilustrasi. Sakit jantung kini menyerang usia muda. (Istimewa)
JawaPos.com - Teknologi 3D ekokardiografi kini menjadi terobosan penting dalam penanganan penyakit jantung bawaan. Metode ini mampu memberikan gambaran struktur jantung secara lebih detail dan akurat.
Metode pencitraan ini membantu dokter memahami morfologi jantung yang kompleks. Hal ini mendukung penentuan diagnosis dan tatalaksana yang lebih presisi sejak usia dini.
Dalam praktik klinis, 3D ekokardiografi memungkinkan evaluasi menyeluruh terhadap bentuk dan volume ventrikel. Teknologi ini juga menilai fungsi ventrikel dan katup jantung secara mendalam.
Teknologi ini berperan penting sebagai panduan dalam tindakan intervensi. Dengan demikian, risiko kesalahan dapat ditekan dan hasil terapi menjadi lebih optimal.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Heartology Cardiovascular Hospital, Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K) menerangkan keunggulan teknologi ini. Kemampuan 3D ekokardiografi menampilkan struktur jantung secara tiga dimensi sangat membantu kasus dengan anatomi kompleks.
“3D echocardiography membantu mengidentifikasi morfologi ventrikel yang kompleks pada CHD, memfasilitasi evaluasi perubahan volume dan fungsi ventrikel, serta memungkinkan penilaian anatomi dan fungsi katup jantung secara lebih detail," ujar Ario Soeryo Kuncoro.
Pandangan itu disampaikannya dalam sesi Mini Workshop CARES 2026 – 3D Echocardiography Essentials: Building the Foundation for Advanced Imaging Across All Ages, Jumat (30/1).
"Selain itu, teknologi ini juga berperan sebagai panduan periprocedural dalam tindakan intervensi transkateter," sambung Ario.
Selain memberikan kemudahan diagnosis, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Heartology lain, dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K) menyebut echocardiography sebagai metode non-invasif. Metode ini tanpa radiasi dan digunakan secara real-time, khususnya pada pasien bayi dan anak.
Hal ini menjadikan echocardiography alat utama dalam kardiologi pediatrik. Metode ini akurat dalam mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung secara real-time.
“Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak secara real-time,” ungkapnya.
Dia menambahkan prevalensi penyakit jantung bawaan secara global terus meningkat. Data internasional menunjukkan kenaikan dari 0,6 per 1.000 kelahiran hidup pada 1930 menjadi 9,1 per 1.000 kelahiran hidup pada 2010.
Asia tercatat sebagai wilayah dengan proporsi tertinggi kasus jantung bawaan. Kondisi ini menegaskan pentingnya echocardiography sebagai standar emas pemantauan sejak neonatal hingga tindak lanjut jangka panjang.
Pentingnya penguasaan teknologi imaging jantung presisi menjadi perhatian para pakar kardiologi internasional. Prof. Luigi Badano, MD, PhD, menilai echocardiography alat utama diagnosis penyakit jantung.
Alat ini memerlukan pembelajaran dan pengembangan keilmuan secara berkelanjutan. "Saya sangat senang dapat menghadiri Mini Workshop CARES 2026. Peserta antusias tinggi, mengikuti rangkaian kegiatan dengan aktif," ujar Prof. Luigi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
