Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Februari 2026, 02.19 WIB

Waktu Terbaik untuk Minum Jus Jeruk Agar Vitamin C Terserap Maksimal

Ilustrasi waktu terbaik untuk minum jus jeruk agar vitamin C dapat terserap dengan maksimal. (freepik) - Image

Ilustrasi waktu terbaik untuk minum jus jeruk agar vitamin C dapat terserap dengan maksimal. (freepik)

JawaPos.com - Jus jeruk mengandung banyak vitamin C, yakni nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari untuk menjaga daya tahan, memerangi radikal bebas, dan mendukung kesehatan kulit serta pembuluh darah.

Namun, tahukah Anda bahwa cara dan waktu minum jus jeruk bisa memengaruhi seberapa maksimal tubuh menyerap vitamin ini?

Minum jus jeruk sembarangan atau di waktu yang kurang tepat kadang membuat manfaatnya tidak optimal, bahkan bisa menimbulkan iritasi lambung bagi sebagian orang.

Oleh karena itu, mengetahui waktu terbaik untuk minum jus jeruk sangat penting agar setiap tetes vitamin C terserap dengan maksimal, tubuh tetap bertenaga sepanjang hari, dan risiko efek samping seperti lonjakan gula darah atau perih lambung dapat diminimalisir.

Dilansir dari laman RBC Ukraine pada Rabu (4/2), berikut merupakan waktu terbaik untuk minum jus jeruk agar vitamin C dapat terserap dengan maksimal.

Minum Jus Jeruk di Pagi Hari

1. Mengurangi iritasi lambung

Minum jus jeruk di pagi hari bersamaan dengan sarapan pagi dapat membantu tubuh menyerap vitamin C dengan lebih baik.

Jika dikonsumsi sendirian saat perut kosong, asam alami dalam jus bisa mengiritasi lambung, terutama bagi yang memiliki lambung sensitif.

Dengan meminumnya bersamaan dengan sarapan pagi, penyerapan vitamin C menjadi lebih stabil dan lambung tidak mudah terasa perih atau tidak nyaman.

Jadi, cara ini membuat tubuh tetap mendapatkan manfaat vitamin C tanpa menimbulkan gangguan pada lambung.

2. Mencegah lonjakan gula darah mendadak

Jus jeruk mengandung gula alami yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Jika diminum sendiri tanpa makanan, gula ini bisa membuat gula darah naik terlalu cepat.

Namun, jika dikombinasikan dengan protein dan lemak sehat seperti telur, yogurt, atau selai kacang saat sarapan, kenaikan gula darah akan lebih lambat dan stabil.

Ini sangat penting agar tubuh tetap memiliki energi yang seimbang dan tidak cepat merasa lelah atau lapar setelah sarapan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore