Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Februari 2026, 17.21 WIB

Ngopi di Bulan Puasa Takut GERD Kambuh? Begini Tips dan Solusi Aman untuk Lambung Anda

Ilustrasi GERD (fREEPIK) - Image

Ilustrasi GERD (fREEPIK)

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, kopi adalah bagian dari rutinitas yang sulit dilepaskan. 

Namun saat menjalani puasa, muncul kekhawatiran bahwa konsumsi kopi dapat memicu GERD kambuh dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung.

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bagian bawah. 

Kafein dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala pada individu yang sensitif.

Karena itu, penting bagi Anda memahami waktu dan cara konsumsi kopi yang tepat. 

Dengan strategi yang sesuai, Anda tetap dapat menikmati kopi tanpa meningkatkan risiko gangguan lambung selama puasa.

Simak selengkapnya yang telah dirangkum dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng pada Senin (16/02)

Hubungan Kafein dan Risiko GERD

Kafein bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat sekaligus dapat meningkatkan sekresi asam lambung. 

Pada individu dengan riwayat GERD, kondisi ini berpotensi memicu sensasi panas di dada, nyeri ulu hati, dan rasa asam di mulut.

Saat berpuasa, lambung berada dalam keadaan kosong selama berjam-jam. 

Produksi asam tetap berlangsung meskipun tidak ada asupan makanan. 

Jika kopi dikonsumsi dalam kondisi tersebut, iritasi dapat meningkat dan memicu refluks.

Karena itu, bukan hanya jumlah kopi yang perlu diperhatikan, tetapi juga waktu konsumsinya agar risiko kambuh dapat diminimalkan.

Waktu Terbaik Minum Kopi Agar Lambung Tetap Aman

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore