Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Oktober 2025, 21.19 WIB

11 Tips Berjualan Nasi Bungkus agar Cepat Laris: Beri Bonus untuk Pelanggan yang Membeli dalam Jumlah Banyak

Ilustrasi nasi bungkus/freepik

 

JawaPos.com - Nasi bungkus adalah salah satu peluang bisnis UMKM yang cukup menjanjikan.

Setiap hari, terutama di kota-kota besar banyak orang yang sibuk dan tidak sempat memasak, terutama di pagi hari. Akibatnya mereka sering melewatkan waktu sarapan dan memilih membeli nasi bungkus sebagai solusi praktis.

Dengan harga yang terjangkau sekitar Rp 5.000 sampai Rp 9.000 rupiah, nasi bungkus diminati oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pekerja, karyawan, dan orang-orang yang membutuhkan makanan cepat saji serta hemat.

Dengan menu bervariatif, nasi bungkus bisa menjadi pemadam kelaparan. Namun, usaha nasi bungkus juga memiliki tantangan tersendiri. 

Seperti persaingan yang ketat dan waktu penjualan yang terbatas, membuat pedagang harus berpacu dengan waktu agar nasi bungkus cepat laku sebelum basi.

Tidak sedikit pedagang nasi bungkus yang dagangannya tidak habis karena kurang memahami strategi pemasaran yang tepat.

Oleh karena itu, berikut adalah tips supaya nasi bungkus bisa cepat laku dengan berbagai cara, dirangkum dari laman ikojulius.com dan /www.anakdagang.com.

  1. Buat kemasan semenarik mungkin

Hal pertama yang dilihat seseorang ketika membeli produk adalah dari tampilan visualnya. Oleh karena itu, buatlah kemasan nasi bungkus yang menarik dan kreatif agar bisa memikat perhatian pembeli.

Anda bisa membungkusnya dengan cara yang unik, misalnya menggunakan daun pisang untuk menambah aroma sedap sekaligus memberikan kesan tradisionall, atau anda bisa membuat kemasan nasi bungkus custom lengkap dengan logo sendiri agar terlihat profesional dan lebih dikenali pelanggan. 

  1. Pastikan cita rasa selalu maksimal

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore