Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 16.41 WIB

7 Gudeg Legendaris di Yogyakarta yang Wajib Kamu Coba, Nomor Terakhir Paling Diburu Wisatawan

Gudeg Khas Yogyakarta (Ilustrasi Canva) - Image

Gudeg Khas Yogyakarta (Ilustrasi Canva)

JawaPos.com - Setiap kali berkunjung ke suatu kota, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Begitu pula saat kamu berlibur ke Yogyakarta, ada gudeg yang tak boleh terlewatkan.

Gudeg sudah menjadi ikon kuliner Yogyakarta yang begitu lekat dengan identitas kota ini. Cita rasanya yang manis gurih menghadirkan kenangan tersendiri bagi para wisatawan sehingga selalu ada alasan untuk mencicipinya lagi setiap kali kembali ke Jogja.

Hidangan berbahan dasar nangka muda ini dimasak dengan santan dan berbagai rempah selama berjam-jam hingga menghadirkan rasa khas yang tak tergantikan.

Banyak penjual gudeg di Jogja mewariskan resep turun-temurun dari generasi ke generasi, menjaga cita rasa autentik yang sudah bertahan puluhan tahun.

Dilansir dari laman Klook.com, suapaya kamu tidak bingung harus mencoba yang mana lebih dulu, berikut tujuh gudeg legendaris di Yogyakarta yang wajib masuk dalam daftar kuliner wisatamu.

1. Gudeg Yu Djum

Gudeg Yu Djum termasuk gudeg paling legendaris di Jogja karena telah berdiri sejak 1950-an. Tempat makan ini juga punya banyak cabang yang tersebar di Jogja, Sleman, hingga Bantul.

Kamu bisa memilih antara gudeg basah atau gudeg kering yang masing-masing memiliki penggemar setia. Selain disantap langsung di tempat, Gudeg Yu Djum juga menyediakan paket besek dan kendi, cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Harga seporsinya masih cukup terjangkau, mulai Rp 18 ribu untuk nasi, gudeg, krecek, dan telur. Cita rasanya manis, gurih, dan menggugah selera sehingga menjadikannya primadona bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Alamat: Jl. Wijilan No.167, Panembahan, Kecamatan Kraton.

2. Gudeg Pawon

Kalau kamu pencinta kuliner malam, Gudeg Pawon wajib dicoba. Tempat ini baru buka mulai pukul 22.00 hingga 01.00 dini hari, menjadikannya salah satu destinasi kuliner malam paling populer di Jogja.

Sesuai namanya, “pawon” berarti dapur. Pengunjung yang ingin memesan makanan harus masuk ke dapur langsung, tempat semua proses memasak dilakukan secara tradisional menggunakan tungku kayu bakar.

Keunikan itulah yang membuat pengalaman menyantap gudeg di sini terasa begitu hangat dan autentik. Harga seporsinya mulai Rp 18 ribuan dengan rasa khas manis gurih yang menenangkan.

Alamat: Jl. Prof. DR. Soepomo SH UH/IV No.36, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore